Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Kriminal di Bali Capai 1.967 Selama Tahun 2020

Kasus Kriminal di Bali Capai 1.967 Selama Tahun 2020 Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Angka kasus kriminalitas dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tahun 2020 dibandingkan tahun 2019 secara umum mengalami penurunan sebanyak 32,66 persen. Hal ini diungkapkan Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra.

"Tahun 2019 sebanyak 2.921 kasus sedangkan tahun 2020 sebanyak 1.967 kasus. Sedangkan penyelesaian perkara terdapat peningkatan dari 77,09 persen di tahun 2019 menjadi 84,08 persen di tahun 2020," kata Putu saat jumpa pers akhir tahun di Gedung Perkasa Raga Garwita Polda Bali, Rabu (30/12).

Ia juga menyampaikan, trend perkembangan kasus menonjol, seperti curat, curas, curanmor, penganiayaan berat (Anirat) dan pembunuhan mengalami penurunan sebanyak 33,4 persen. Tahun 2019, Polda Bali menangani sebanyak 795 kasus, sedangkan tahun 2020 terdapat 529 kasus.

Selain itu, kejahatan terhadap kekayaan negara, antara lain Tipikor, migas, pertambangan, kehutanan serta konservasi sumber daya alam dan ekosistem yang ditangani oleh Polda Bali dan Polres jajaran mengalami penurunan sebanyak 28,57 persen. Tahun 2019 terdapat 49 kasus, sedangkan tahun 2020 menangani 35 kasus.

Sementara, untuk pengaduan masyarakat terkait tindak pidana siber yang ditangani Polda Bali sepanjang tahun 2020 sejumlah 762 kasus, meliputi penipuan online, ilegal akses, akun palsu, hoaks, skimming, pengancaman, arisan online, pemerasan, pencemaran nama baik, pornografi, ujaran kebencian dan penghinaan.

Kemudian, untuk kasus narkoba hanya mengalami penurunan sebesar 14 persen dan itu membuktikan bahwa penyalahgunaan narkoba masih cukup tinggi di Bali.

"Tidak ada pengaruh situasi pandemi terhadap penurunan penyalahgunaan narkoba. Maka kita harus tetap konsisten untuk memberantas peredaran narkoba di pulau Bali," imbuhnya.

Kemudian, dalam bidang lalu lintas jumlah kejadian kecelakaan di wilayah Bali menurun 49 persen, dengan total meninggal dunia 398 korban jiwa. Apabila, dibandingkan dengan tahun 2019 jumlah meninggal dunia sebanyak 540 atau selisih 142 korban jiwa.

"Secara umum situasi Bali masih cukup kondusif, selain tetap berkonsentrasi pada penanganan gangguan keamanan, Polda Bali di tahun 2020 secara aktif mendukung seluruh kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19," terangnya.

Ia juga menyebutkan, Polda Bali telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penularan virus yang pertama kali ditemukan kota Wuhan, China. Salah satunya adalah melaksanakan operasi yustisi di seluruh pelosok Bali.

Selain itu, Polda Bali juga melaksanakan kegiatan bakti sosial dan menyiapkan dapur umum mobile bekerja sama dengan instansi terkait. Melakukan modernisasi RS Bhayangkara Denpasar dalam menyiapkan fasilitas dan tenaga kesehatan untuk mendukung penanganan Covid-19 bersinergi dengan Satgas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bali. Kemudian menyiapkan dan melakukan rencana aksi pada 14 sektor yang ditentukan oleh Provinsi Bali bergabung dengan Satgas Gotong Royong yang ada di setiap desa. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP