Kasus Kosmetik Palsu, Nella Kharisma akan Dipanggil Polda Jatim
Merdeka.com - Polisi terus menelusuri keterlibatan tujuh artis tenar dalam kasus peredaran produk kosmetik oplosan yang dikelola tersangka KIL di Kediri. Rencananya, penyidik Polda Jawa Timur akan memanggil pedangdut Nella Kharisma pekan depan.
"Kita mulai dari Nella Kharisma, minggu depan dia akan dipanggil sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (6/12).
Pemanggilan oleh Subdit Tipidter Dit Reskrimum Polda Jawa Timur ini akan dilakukan bertahap. Para artis yang dijadikan endorse produk kosmetik ilegal merek Derma Skin Care (DSC) Beauty, itu dipanggil dalam kapasitasnya sebagai saksi.
Setelah Nella, lanjut Barung, baru giliran pedangdut asal Sidoarjo, Via Vallen yang dipanggil, dan seterusnya. "Semua artis yang jadi endorse produk kosmetik ilegal ini akan kita panggil secara bertahap," katanya.
Sebelumnya, Polda Jawa Timur berhasil mengungkap peredaran kosmetik ilegal yang dioplos dengan merek terkenal seperti Mustika Ratu, Viva Lotion, Vasseline, dan merek lainnya di Kediri.
Meski beredar luas di beberapa kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Makassar, produk yang dikelola tersangka KIL ini ternyata tidak memiliki izin edar dari BPOM dan Dinas Kesehatan.
"Mengapa banyak peminatnya, karena ada endorse-nya, yaitu artis-artis terkenal," tandas Barung.
Artis-artis terkenal itu, berinisal VV yang disebu-sebut sebagai Via Vallen, NK (Nella Kharisma), NR, OR, MP, DK, dan seorang DJ perempuan berinisial B.
Tersangka KIL mengaku, para artis yang dijadikan endorse produknya melalui media sosial (medsos) ini, berhonor antara Rp 7-15 juta perminggu. Ini karena omset tersangka mencapai Rp 300 juta perbulan.
"Promosinya seolah-olah artis-artis itu memakai produk kecantikan milik tersangka. Padahal tidak. Kemungkinan tidak tahu kalau produk tersangka ilegal," ungkap Dir Reskrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan kemarin.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya