Kasus-kasus perselisihan sahabat berujung maut
Merdeka.com - Sahabat biasanya saling menjaga dan membantu satu sama lain. Namun, tak jarang persahabatan itu menimbulkan perselisihan.
Yang namanya sahabat perselisihan dapat diselesaikan dengan penuh perdamaian. Tetapi dalam beberapa kasus, ada yang diselesaikan dengan perkelahian atau berujung maut.
Tentu saja semua seakan tak percaya seseorang menghabisi nyawa sahabat sendiri. Berbagai motif menjadi alasan.
Berikut kasus-kasus perselisihan sahabat berujung maut seperti dirangkum merdeka.com:
Jessica diduga meracun Mirna hingga tewas
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJessica Kumala Wongso ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan menggunakan racun. Namun, hingga Rabu (3/2) polisi belum menemukan motif kejahatan itu.Jessica pun masih belum mengakui perbuatannya. Polisi juga masih terus mengumpulkan bukti-bukti.Padahal, Jessica dan Mirna sudah lama bersahabat. Orang sekitar mereka pun tak pernah melihat ada gesekan antara Jessica dan Mirna yang mencuat ke publik.
Duel maut dua sahabat, satu tewas dengan 15 tusukan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDiki Geovani (22), warga Jalan Kampus IIA, Kelurahan Babakan Sari, Kiaracondong, Bandung, tewas setelah berkelahi dengan temannya sendiri. Dia menderita lima belas luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya. Perkelahian itu terjadi tidak jauh dari kediaman korban.Dari informasi yang dihimpun merdeka.com, saat itu, Diki diantarkan seorang temannya menggunakan sepeda motor. Namun usai mengantarkan justru keduanya terlibat perkelahian. Pada duel tersebut, pelaku beberapa kali menusuk korban dengan pisau yang dibawanya.Melihat korban berlumuran darah lantas pelaku melarikan diri ke dalam gang di sekitar lokasi tersebut. Pelaku pun ditangkap.
Gara-gara video porno, dua sahabat adu jotos
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHanya gara-gara masalah sepele ada kiriman Video porno ke HP melalui Bluetooth, dua sahabat saling adu jotos. Satu orang berinisial RR (38) warga Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Tampan, terpaksa diamankan oleh Polsek Payung Sekaki. Peristiwa perkelahian dua karyawan Galery Reklame di Jalan T Tambusai, Kecamatan Payung Sekaki itu berawal saat RR mengaku mendapat kiriman video porno di ponselnya. Karena merasa tidak meminta video, RR pun menanyakan kepada Indra.Namun adu mulut terjadi. Tidak kuat menahan emosinya RR langsung memukul kepala kiri Indra dan mengakibatkan kepala bagian kiri korban mengalami luka memar. Atas pemukulan itu Indra tidak terima dan melaporkan sahabatnya itu ke Polsek Payung Sekaki.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya