Kasus hoaks Ratna Sarumpaet, dokter & perawat RS Bina Estetika diperiksa polisi
Merdeka.com - Penyidik Polda Metro Jaya hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap dokter dan perawat di Rumah Sakit Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat. Pemeriksaan terkait kasus kebohongan penganiayaan dilakukan Ratna Sarumpaet.
"Hari ini ada saksi yang dijadwalkan dimintai keterangan dokter dan perawat Bina Estetika di Ditkrimum. Dijadwalkan siang, saya tidak tahu sudah datang atau belum ya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis (4/10).
Argo mengatakan, pemeriksaan terhadap pihak rumah sakit setelah kepolisan menerima laporan masyarakat terkait berita bohong penganiayaan dialami Ratna Sarumpaet. Empat laporan telah diterima polisi terkait kasus tersebut.
"Untuk kasus Bu Ratna ada empat laporan polisi sementara di Polda Metro Jaya. Yang bersangkutan sebagai terlapor. Nanti kita lidik. Nanti saksi pelapor dulu, cari barang bukti baru kita memeriksa ke saksi ahli, nanti kita klarifikasi ke terlapor," ujarnya.
Seperti diketahui, Ratna Sarumpaet sebelumnya dikabarkan mendapat penganiayaan hingga babak belur setelah menghadiri konferensi negara asing di Bandung, Jawa Barat, pada 21 September lalu. Kabar itu disertai tersebarnya foto Ratna dengan wajah bengkak sejak dua hari kemarin.
Polisi langsung bergerak menyelidiki kasus dugaan penganiayaan tersebut. Hasil penyelidikan kepolisian menemukan tak ada penganiayaan melainkan Ratna melakukan perawatan medis di Rumah Sakit Bedah Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.
Keterangan kepolisian tak disanggah Ratna Sarumpaet. Ratna mengakui melakukan perawatan medis yakni penyedotan lemak pipi kiri di rumah sakit tersebut.
Dia pun mengaku mengarang cerita penganiayaan itu. Buntut karangan penganiayaan Ratna hingga politisi tergabung dalam tim pemenangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dipolisikan sejumlah pihak terkait berita hoaks penganiayaan.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya