Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Hambalang jalan di tempat, KPK salahkan BPK

Kasus Hambalang jalan di tempat, KPK salahkan BPK rapat timwas progres century. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pengusutan kasus dugaan korupsi pembangunan proyek Pusat Pendidikan Pelatihan serta Sekolah Olahraga Nasional di Bukit Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, nampaknya belum mengalami kemajuan berarti. Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku sampai saat ini belum menerima perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Pernyataan itu dilontarkan oleh Ketua KPK Abraham Samad, hari ini. Dia mengaku belum bisa melakukan langkah-langkah progresif, seperti menjerat para tersangka dengan tindak pidana pencucian uang.

"Kasus Hambalang belum ada hasil penghitungan jumlah kerugian negaranya dari BPK. Jadi kita belum bisa melakukan langkah-langkah yang progresif," kata Abraham Samad lewat pesan singkat, Kamis (23/5).

Menurut Abraham, jika hasil penghitungan kerugian negara sudah sampai di tangan KPK, dia berjanji akan melakukan tindakan konkret. "Kalau sudah ada, kami akan lakukan penahanan tersangka," ujar Abraham.

Untuk itu, Abraham mengaku belum bisa menjerat tiga tersangka kasus Hambalang dengan pencucian uang. Bahkan, dia juga tidak tahu kapan hasil penghitungan kerugian keuangan negara selesai dilakukan.

"Belum ada penghitungan akhir dari BPK. Tanyakan saja ke BPK kapan ada hasilnya," lanjut Abraham. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP