Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus dwelling time, Budi Waseso bilang 'jangan semua Bareskrim'

Kasus dwelling time, Budi Waseso bilang 'jangan semua Bareskrim' Komjen Budi Waseso. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Satgas Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di gedung Kementerian Perdagangan dalam kasus korupsi dwelling time atau bongkar muat barang di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Bareskrim Polri mengapresiasi upaya Polda Metro Jaya mengungkap kasus tersebut.

Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso menyatakan bahwa tidak semua kasus korupsi harus ditangani oleh Mabes. Polda Metro Jaya juga mampu melakukan pengusutan kasus korupsi besar di Tanah Air.

"Sama sama itu. karena kewilayahan Polda. Jangan semua Bareskrim. Kewilayahan itu hebat sampai Polsek. Itu bukti kewilayahan berperan bagus," kata Budi di Mabes Polri, Jaksel (30/7).

Dalam melakukan penggeledahan, lanjut dia, pihak Polda tidak perlu melimpahkan ke Bareskrim. Dia menilai, Polda memiliki profesionalisme yang sama dengan Bareskrim.

"Enggak perlu pelimpahan. Kewilayahan punya kemampuan. Kita sudah tunjukkan profesionalisme kita. Itu yang kita lakukan. Tidak ada Bareskrim dengan Polda berbeda," imbuh dia.

Diketahui, penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah berkas usai menggeledah Kantor Kementerian Perdagangan RI lantai 9 Gedung Utama Kantor Kementerian Perdagangan, di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Selasa (28/7).

Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas membawa beberapa kardus berisi dokumen yang diduga terkait data Dwelling Time.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP