Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus ditolak kampanye, Djarot kembali diperiksa polisi besok

Kasus ditolak kampanye, Djarot kembali diperiksa polisi besok Djarot resmikan Posko Kampung Badja di Cawang. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Polda Metro Jaya telah menetapkan NS (52) sebagai tersangka pengadangan blusukan Djarot Saiful Hidayat, di Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (9/10) lalu. NS berprofesi sebagai tukang bubur ayam.

Terkait kasus ini, Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot kembali bakal diperiksa polisi, Senin (5/12) besok.

"Iya dipanggil lagi sebagai saksi (pemanggilan besok, Senin). Bagus itu harus cepat dan kemudian ada efek jeranya. Kalau itu melanggar ya melanggar dan harus segera diproses supaya memberikan pembelajaran demokrasi, pembelajaran pendidikan politik yang baik kepada warga, itu maksud kita," kata Djarot di Mall Puri Indah, Jakarta Barat, Minggu (4/12).

Dengan ini, kata Djarot, dirinya bukan bermaksud mempidanakan NS. Namun, memberikan pelajaran demokrasi dan pendidikan politik baik kepada warga, hal-hal yang mengganggu konstitusi undang-undang harus segera diproses dengan cepat.

"Hukumannya berat, yang lain akan mikir nggak masuk akal bagi saya pengadangan. Yang normal. Kalau mau tunjukan aspirasi demokrasinya tunjukan pada 15 Febuari kan gampang," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, NS (52) berprofesi sebagai tukang bubur. Di mana, NS merupakan pelaku pengadangan saat Wakil Gubernur DKI Jakarta non aktif Djarot Saiful Hidayat melakukan blusukan di Kembangan Utara, Jakarta Barat, Rabu (9/10) lalu.

"NS sehari hari jual bubur di daerah sana (Kembangan Utara)," ujar Awi di Polda Metro Jaya, Rabu (23/11).

Saat blusukan tersebut, kata Awi, Djarot sempat menemui pelaku dan mengajak dialog. Hingga akhirnya pihak kepolisian memeriksa pelaku selama hampir sepuluh jam lamanya.

"Saat ditanya Pak Djarot siapa yang paling tua dia angkat tangan, dan diajak dialog. Lalu saat ditanya siapa yang bertanggungjawab dan dia mengaku dia bertanggungjawab. Akhirnya kita lakukan pemeriksaan," katanya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP