Kasus Covid Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Kembali Aktifkan Ruang Isolasi Terpusat
Merdeka.com - Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya saat ini diketahui kembali mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menyikapi peningkatan kasus itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya kembali membuka dan menggunakan ruang isolasi terpusat (isoter).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengungkapkan bahwa berdasarkan data akhir Januari 2022, jumlah kasus di wilayahnya berjumlah 3 kasus aktif. Namun hingga Kamis (3/2), jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 33 kasus.
80 persen dari seluruh kasus aktif tersebut, menurut Uus, tidak mengalami gejala berat, namun hanya gejala ringan sehingga mereka melakukan isolasi mandiri. "Namun sejak kemarin kami mengaktifkan lagi isoter yang tadinya disiagakan," ungkapnya, Jumat (4/2).
Untuk isoter yang saat ini telah dibuka atau diaktifkan adalah rumah sakit Dewi Sartika, sedangkan satu lainnya yaitu rumah sakit Purbaratu masih dalam posisi siaga. Tidak hanya ruang isoternya saja yang dibuka, Uus juga memastikan bahwa petugas kesehatan yang tadinya diterjunkan ke lapangan untuk membantu kegiatan vaksinasi dikembalikan ke ruang isolasi.
"Untuk sementara, baru RS Dewi Sartika yang diaktivasi sebagai tempat isolasi terpusat. Apabila rumah sakit itu sudah penuh, kita akan mengaktivasi RS Purbaratu sebagai tempat isolasi terpusat. Kalau nanti Dewi Sartika dan Purbaratu penuh, kami kemungkinan akan menggunakan lagi Rusunawa Unsil. Kalau masih tak cukup, baru kami akan menyewa hotel lagi. Tetapi mudah-mudahan tak sampai ke sana," jelasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya