Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Covid-19 Meningkat, Kebutuhan Oksigen di Sumsel Naik 2 Kali Lipat

Kasus Covid-19 Meningkat, Kebutuhan Oksigen di Sumsel Naik 2 Kali Lipat Oksigen yang akan didistribusikan ke RS rujukan Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Kebutuhan oksigen di Sumatera Selatan (Sumsel) naik dua kali lipat akibat peningkatan kasus Covid-19. Begitu pun, masyarakat diimbau tidak panik karena pasokan masih aman.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy mengungkapkan, sebelumnya kebutuhan oksigen di seluruh rumah sakit di Sumsel berkisar 12-15 ton per hari. Jumlahnya naik dua kali lipat menyusul bertambahnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

"Naik dua kali lipat karena oksigen digunakan bagi pasien bergejala sedang dan berat," ungkap Lesty, Senin (12/7).

Sejauh ini, kata dia, stok oksigen masih tercukupi. Justru Sumsel masih mampu memasok oksigen ke daerah lain yang memerlukan.

Di Sumsel sendiri ada empat perusahaan yang memproduksi oksigen dengan hasil produksi 100 ton per hari. Namun, pasokan oksigen dikhawatirkan menipis jika kasus virus corona terus meningkat.

"Kita takutkan banyak pasien yang komorbit, otomatis butuh oksigen dan kebutuhan kembali bertambah," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang Bambang Eko Sunaryanto mengakui terjadi peningkatan kebutuhan oksigen. Biasanya penggunaan oksigen hanya 2.000-2.500 liter per hari, kini mencapai 4.000-6.000 liter.

"Pasokan masih cukup, mudah-mudahan tetap terjaga walaupun ada lonjakan kasus," ujarnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP