Kasus Covid-19 Melonjak Drastis, 6 Daerah di Sumsel Berstatus Zona Merah
Merdeka.com - Kasus positif Covid-19 di Sumatera Selatan meningkat drastis dari sebelumnya. Hal ini berdampak pada penambahan daerah yang berstatus zona merah.
Peningkatan kasus itu terjadi sejak sepekan terakhir dan melonjak pada dua hari terakhir. Pada 12 Juli 2021 terdapat 471 kasus dan per tanggal 13 Juli meningkat menjadi 788 kasus. Angka ini merupakan paling tinggi sejak pandemi awal tahun lalu.
Peningkatan kasus positif menyebabkan penambahan daerah yang berstatus zona merah sebanyak enam wilayah dari sebelumnya hanya 2 daerah. Yakni Palembang, Musi Banyuasin, Prabumulih, Ogan Komering Ulu Timur, Lahat, dan Ogan Ilir. Sementara 11 kabupaten dan kota lainnya berstatus zona orange.
Kepala dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nurainy mengungkapkan, kenaikan warga yang terpapar virus corona disebabkan tingginya mobilitas masyarakat dan tracing yang berujung tes swab.
"Memang terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan dari sebelumnya. Kemarin saja ada 788 kasus baru," ungkap Lesty, Rabu (14/7).
Masuknya virus corona varian delta juga mempengaruhi lonjakan kasus. Apalagi varian baru itu sudah masuk ke wilayah Sumsel sejak awal tahun ini dan penularannya begitu cepat.
"Mobilitas masyarakat yang tinggi ditambah ada varian baru membuat penularan begitu cepat," kata dia.
Sementara itu, Kasatpol PP Sumsel Aris Saputra menyebut pihaknya gencar menyisir kegiatan yang menimbulkan kerumunan sejak pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Kerumunan langsung dibubarkan dan pelanggaran protokol seperti tidak memakai masker masih dimaklumi dan dianjurkan segera mengenakannya.
"Untuk kerumunan kami tidak ada toleransi, langsung kami bubarkan. Aktivitas di restoran, hotel, dan tempat hiburan sudah mulai turun," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya