Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Naik 75 Persen Usai Lebaran

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor Naik 75 Persen Usai Lebaran Tower Baru di Pademangan untuk Pasien Isolasi OTG Jakarta. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Bupati Bogor, Ade Yasin menyebut kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor melonjak hingga 75,8 persen sejak Idulfitri lalu. Pemkab Bogor pun kembali membatasi kegiatan di ruang publik maksimal 25 persen.

Ade menjelaskan, tren kenaikan ini lebih disebabkan semakin tingginya mobilitas warga usai Idulfitri. Pemerintah pun tidak henti-hentinya menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Sehingga, seluruh kegiatan di ruang publik, seperti mal, tempat wisata, dibatasi jumlah pengunjung dan jam operasionalnya. Dia berharap, pelaku wisata pun mendukung upaya ini, demi memutus rantai penularan virus.

"Perkantoran diwajibkan WFH dan WFO 50 persen. Belajar mengajar, workshop, rapat, seminar dilakukan secara daring atau tatap muka secara terbatas. Tempat ibadah pun maksimal 50 persen," kata Ade, Kamis (24/6).

Sementara wisata alam dan wahana permainan maksimal bisa diisi 25 persen dari kapasitas dan jam operasional dibatasi dari pukul 08.00 - 22.00 WIB. Kemudian fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya dilarang.

"Untuk restoran, makan di tempat dibatasi 25 persen. Jam operasional hanya sampai pukul 20.00 WIB. Pusat perbelanjaan pun sama. Namun boleh buka hingga pukul 22.00 WIB," jelasnya.

Pada intinya, seluruh tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan dibatasi dan dihentikan sementara, setidaknya hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro berakhir pada 5 Juli 2021.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP