Kasus bocah dibunuh dalam kardus di Kalideres, ini reaksi Ahok
Merdeka.com - Maraknya kekerasan terhadap anak-anak di Jakarta semakin memprihatinkan. Terbaru, penemuan jasad bocah perempuan di dalam kardus di kawasan Kalideres, Jakarta Barat.
Gubernur DKI Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menilai hal tersebut bisa terjadi karena kurangnya ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak di Jakarta.
Dia menyampaikan, pihaknya telah memiliki langkah preventif agar kasus kekerasan terhadap anak-anak dapat diminimalisir yaitu dengan memperbanyak Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA). Dia mengatakan, dengan adanya ruang bermain anak ini, aktivitas bermain anak lebih terkontrol dan bisa diawasi.
"Salah satu usaha kami paling dekat adalah RPTRA. Kita mau anak-anak main di 1 lokasi dan ada pagar. Jadi pulang sekolah, anak-anak tidak bisa main sendiri lagi tanpa lingkungan yang melihat. Tahun ini kita selesaikan 60 RPTRA atau ruang publik terpadu ramah anak," kata Ahok, sapaannya, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (4/10).
Ahok menargetkan 60 RPTRA akan selesai pada akhir tahun ini dan akan ditambah 100 ruang pada tahun depan.
"Kita sudah mulai groundbreaking. Saya yakin akhir tahun bisa selesai dan total 60 tahun ini, tahun depan 150, tahun depan lagi kita tambah 100 an. Saya kira sudah sampai 300 di tiap wilayah, anak-anak terdorong main," tambah Mantan Bupati Belitung Timur ini.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya