Kasus Anjing Tewaskan ART, Polisi Periksa Ibunda Bima Aryo dan Datangkan Saksi Ahli
Merdeka.com - Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Heri Purnomo mengatakan penyidik telah memeriksa ibunda Bima Aryo, TD (72) terkait tewasnya ART bernama Yayan (35) usai diterkam Sparta, anjing milik Bima. TD diperiksa sebagai saksi.
"Prosesnya masih penyelidikan," kata Heri saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (5/9).
Selain memeriksa saksi, lanjut Heri, pihaknya juga akan memanggil sejumlah saksi ahli yang memahami karakteristik anjing. Pasalnya kasus ini melibatkan anjing jenis Belgian Malinois milik Bima.
Heri mengatakan ahli yang dimaksud itu seperti pelatih anjing. Kemudian akan digali soal sekuritas pemeliharaan anjing jenis itu dan karakteristik anjing-anjing yang dinilai berbahaya untuk dipelihara oleh masyarakat umum.
"Saksi ahli nanti juga akan kami mintakan keterangannya. Mereka yang mengerti bagaimana tingkah laku hewan seperti itu. Misalnya apakah anjing ini memang bisa dipelihara, atau bagaimana sifatnya kalau didekati orang yang baru dikenalnya," ungkapnya.
Bukan hanya saksi ahli dalam hal anjing saja, pihaknya juga akan meminta keterangan ahli hukum pidana guna mencari adanya unsur pidana di sana.
"Selama ini kan dugaannya Pasal 359, ada unsur kelalaian. Nanti akan kami cek lagi setelah mengumpulkan keterangan saksi-saksi tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid akan melakukan pemanggilan terhadap ibu dari Youtuber Bima Aryo. Pemanggilan tersebut terkait tewasnya Yayan (35) Asisten Rumah Tangga (ART) yang diterkam oleh anjing milik Bima pada Jumat (30/8) lalu.
"Ibunya (hari ini dipanggil). Kalau Bima nanti saya tanyakan ke penyidik, soalnya saat kejadian dia enggak ada," kata Rasyid saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (5/9).
Selain ibunya Bima, polisi telah memeriksa beberapa saksi lainnya terlebih dahulu yakni suami dan anak dari korban yang digigit oleh Sparta pada bagian leher, dada dan kuping kanan.
"Jadi gini, sementara sudah 5 orang yang diambil keterangannya. Bapaknya, saudaranya Bima, pembantu perempuan, anak korban, suami korban," sebutnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya