Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasian, 2 \'harimau\' ini mati di depan outlet KFC

Kasian, 2 \'harimau\' ini mati di depan outlet KFC Harimau buatan demo di KFC. merdeka.com/Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Dua ekor Harimau Sumatera tampak tergeletak tak berdaya di depan Outlet Kentucky Fried Chicken (KFC), Jalan R.E Martadinata, Bandung, Rabu (20/6) siang. Kedua harimau ini ibarat tak tahu arah kemana harus mencari habitat. Sebab semua hutan tempatnya hidup dirusak dengan pembalakan liar.

Harimau ini memang hanyalah bohong-bohongan. Tapi ini adalah simbol bagaimana jika hutan habis dibabat, populasi binatang yang ada di dalamnya pun akan punah.

Selain dua harimau itu, ada juga empat kemasan KFC raksasa. Di sini Greenpeace menyerukan agar makanan cepat saji itu bisa berhenti menggunakan kemasan dari hutan alam.

"Aksi kami ini dalam rangka mengkampanyekan agar tidak memakai produk hutan. Kami meminta KFC dan perusahaan lainnya untuk berhenti menggunakan produk Asia Pulp and Paper (APP). Karena APP masih melakukan perusakan hutan," kata juru kampanye hutan Greenpeace, Yuyun Indradi.

Yuyun menambahkan, dari uji forensik pada kemasan KFC di Cina, Inggris, dan Indonesia membuktikan bahwa adanya kandungan serat kayu dari hutan alam di Indonesia.

"Kemasan sekali pakai yang kemudian dibuang menjadi sampah itu sangat tidak setara dengan kepunahan satwa langka dilindungi seperti Harimau Sumatera, dan habitat ramin serta pengeringan lahan gambut," ungkapnya.

Sebelumnya aksi serupa juga pernah dilakukan di outlet KFC Semarang dan Pekanbaru. Maksudnya sama agar KFC segera menghentikan kemasan dan mendesak pengunjung untuk mencoba kritis dalam menggunakan bahan yang tidak ramah lingkungan itu. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP