Kasad Jenderal Andika Besuk Prajurit Korban Kontak Tembak di Papua, Doakan Sembuh
Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguk anggotanya yang sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Prajurit yang dijenguknya adalah Letda Inf Rudi Sipayung, yang mengalami luka serius saat kontak tembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua, pada Minggu (15/8) lalu.
"Tugasnya adalah sembuh seratus persen. Harus bisa ya, supaya bisa kembali. Tapi juga tidak akan saya kembalikan ke sana," kata Andika, Jumat (12/11).
Andika juga memberikan bantuan bagi keluarga Letda Rudi untuk mendukung proses pemulihannya. Selain itu, hadiah berupa pemindahan tugas ke daerah asal Letda Rudi agar bisa menjalankan tugas lebih maksimal dan dekat dengan keluarga.
Sementara itu, Dokter spesialis bedah Thorax Kardio Vaskuler, Kolonel Ckm Arief Widya Taufig menjelaskan, untuk kondisi Letda Rudi secara umum sudah cukup stabil.
Meski begitu, untuk menanganinya tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Karena selain luka tembak, Letda Rudi juga terpapar virus Covid-19.
Oleh karena itu, tim dokter RSPAD pun kemudian secara bertahap melakukan tindakan demi kesembuhan Letda Rudi.
"Ya jadi beliau terkena juga Covid. Kita observasi terus, kemudian kita amati dari waktu ke waktu yang paling utama sekarang adalah bagaimana mencegah infeksi dan menangani Covidnya dulu," jelas Arief.
Sebelumnya, Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan membenarkan telah terjadi baku tembak di Gome, Kabupaten Puncak, Papua, hingga seorang prajurit TNI terluka.
"Memang benar pada hari Minggu (15/8) terjadi kontak senjata di Gome hingga menyebabkan seorang prajurit dari Yonif 715/Matuliato terluka tembak," kata Brigjen TNI Iwan Setiawan di Jayapura, Senin (16/8). Seperti dilansir Antara.
Ia menyebutkan korban bernama Letda Inf. Rudi Sipayung mengalami luka tembak. Saat ini yang bersangkutan sudah dievakuasi ke Timika.
Dari laporan yang diterimanya, terungkap baku tembak terjadi saat anggota sedang melaksanakan patroli.
Kondisi prajurit yang terluka, kata Brigjen TNI Iwan Setiawan, stabil karena langsung ditangani dokter dan paramedis dari Yonif 715.
Ketika ditanya kontak senjata dengan kelompok mana, Dandrem menduga kelompok Goliat Tabuni.
"Wilayah Gome dikuasai kelompok Goliat Tabuni," kata Brigjen TNI Iwan Setiawan. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya