Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Karier cemerlang, tapi jodoh tak kunjung datang

Karier cemerlang, tapi jodoh tak kunjung datang Cinta. © Hypnotherapyhelper.com

Merdeka.com - Memiliki pasangan adalah keinginan bagi setiap insan di muka bumi. Apalagi mendapatkan seseorang yang mampu membahagiakannya secara lahir dan batin. Itulah karunia Tuhan yang patut untuk disyukuri oleh umatnya.

Sebagian orang bisa mendapatkan pasangannya dengan mudah, tapi tak semua orang bernasib sama. Mereka yang tak beruntung terus berusaha untuk memperjuangkan kebahagiannya, terkadang ada dari mereka yang menunggu 'Cinderella turun dari kereta kudanya atau Pangeran berkuda putih' tapi tak kunjung datang.

Kesibukan yang padat atau karena terlalu pemilih juga kadang menjadi kerikil tajam bagi perjalanan cinta seseorang. Tapi ada juga di tengah kesibukannya mereka masih belum menemukan pasangan yang tepat untuk mendampinginya.

Seperti halnya YA, wanita kelahiran Jakarta, 43 tahun silam ini masih belum menemukan tambatan hatinya. Di usianya yang tak lagi muda, dirinya terus berusaha menunggu dan mencari 'pangeran berkudanya' datang untuk menjemputnya ke pelaminan.

"Mungkin kalau ditanya belum sempat, kayaknya sih nggak ya, selalu disempatkan dan itu pasti selalu yang dicari tetapi belum ada jodohnya sampai sekarang. Kalaupun sibuk tetap untuk hal ini selalu ada waktunya untuk disisihkan diluar pekerjaan," ujar YA saat ditemui merdeka.com di kantornya kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (23/10).

Wanita yang bekerja sebagai sekretaris di salah satu perusahaan asing di Jakarta ini telah beberapa kali menjalin hubungan dengan seorang pria. Hanya saja hubungan tersebut harus kandas di tengah jalan.

Dirinya menuturkan jika kerap kali dimanfaatkan oleh pasanganya dan tidak ada ketulusan dari lubuk hatinya yang paling dalam.

"Kurang sesuai, tidak ada niat baik dan serius dari pihak laki-laki. Hanya untuk keperluan sesaat, nggak tulus," ucapnya.

Di usianya yang tak lagi muda, tak membuat wanita dengan perawakan gemuk ini patah arang untuk menemukan cinta sejatinya. Ia masih memupuk harap agar bisa duduk berdampingan di pelaminan untuk menyatukan cintanya dengan tambatan hatinya.

YA punya kriteria ideal untuk lelaki yang akan menjadi pasangannya nanti. "Mau serius, tapi bisa juga diajak santai dan senang-senang, seiman tapi tidak menjadikan agama sebagai alasan untuk melarang ataupun komentar negatif, lebih mementingkan pasangan dan bisa menjadikan kita lebih baik dalam segala hal," jelasnya.

Dirinya tahu usianya akan terus bertambah dan keriput di dahinya akan muncul di makan usia. YA masih berharap akan ada pria yang mengenakan cincin di jari manisnya dan mengucap janji suci.

Ia ingin bisa bahagia dengan lelaki pilihannya. Bisa menjadi teman hidup dan memberi ketulusan hatinya yang tak lekang oleh waktu.

"Semoga tuhan ngasih jodoh yang baik, yang bisa jadi teman hidup. Terus berusaha dan berdoa aja," tutupnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP