Kapolri Tito tambah waktu pencarian korban skytruck jadi 10 hari
Merdeka.com - Pencarian korban pesawat skytruck yang jatuh di Perairan Lingga, Kepulauan Riau terus berlangsung. Kini, proses pencarian sudah memasuki hari keenam. Berdasarkan standar operasional prosedure, masa waktu pencarian dan evakuasi pun ditentukan hanya tujuh hari.
Namun, Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah menginstruksikan tim evakuasi untuk melakukan pencarian sampai 10 hari. Saat ini, Tito sudah berada di lokasi bersama-sama tim evakuasi.
"Pemberian semangat ini juga untuk meningkatkan kinerja para personel. Di samping itu bapak Kapolri meminta pencarian tidak terbatas hanya 7 hari tapi sampai 10 hari," kata Martinus di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/12).
Dikatakan dia, tim evakuasi mengalami kesulitan mencari serpihan pesawat dan jasad korban. Mengingat, arus laut yang sangat besar membuat tim pencari merasa perlu menambah penyelam.
"Kesulitan arus laut yang besar yang memindahkan dari satu titik ke titik lain tentunya perlu penambahan penyelam," ujar dia.
Kendati begitu, Martinus mengatakan, pada pencarian hari kelima tim evakuasi menemukan beberapa potongan jenazah. Termasuk, beberapa bagian pesawat yang hancur.
"Pada hari kelima ditemukan potongan jenazah, artinya sudah progres kalau pesawat hampir 50 persen ditemukan. Tapi kalau korban perlu pencarian intensif untuk menghasilkan secara optimal," pungkas Martinus.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya