Kapolri terpilih harus buka diri terhadap kasus KPK vs Polri
Merdeka.com - Kapolri baru telah dipilih Presiden Joko Widodo. Segudang tantangan telah menanti di depan mata. Polri pun dituntut harus mampu mengatasi berbagai masalah tersebut.
"Masalah kepolisian yang dihadapi saat ini di Indonesia sangat berat, karena banyak permasalahan-permasalahan yang masih ngambang dalam penanganannya. Seperti memilih kasus, kemudian kasus tersebut diduga selalu berhenti terhadap kasus-kasus besar," ujar pengamat dari Populi Center, Nico Harjanto saat diskusi di Gado-Gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4).
Menurutnya penegakan hukum yang ada khususnya di Indonesia harus adil seadil-adilnya. Siapa pun orangnya, dari kalangan bawah sampai atas semestinya harus sesuai prosedur dalam menegakkan keadilan.
Nico menginstruksikan agar Polri dapat meyelesaikan masalah baik masalah hukum birokrasi internal maupun budaya Polri. Karena menurutnya, sudah tiga bulan terakhir ini masalah-masalah yang terjadi sangatlah rumit dan segera harus diperbaiki dan diatasi.
"Kepolisian harus membuka diri dalam kasus-kasusnya, seperti konflik KPK dan Polri, isu-isu kekerasan, terorisme, ilegal fishing yang harus diselesaikan dengan adil. Jangan sampai polisi yang bertugas menegakkan hukum, malah menjadi penjagaan hukum (melanggar aturan)," tuturnya.
Selain itu, menurutnya Polri harus memperbaiki kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Karena dirinya menganggap banyak masyarakat yang masih kurang respect terhadap pihak kepolisian.
"Polisi jangan hanya memperlihatkan pelanggaran terhadap hak-hak manusia, tapi juga harus menegaskan bagaimana penegak hukum melanggar hukum dan diberi hukuman dengan adil. Agar menjaga kepercayaan masyarakat. Karena masih banyak masyarakat yang kurang respect dengan kepolisian," tutupnya.
Nico menyarankan agar nantinya Badrodin juga tanggap terhadap masalah yang dihadapi kepolisian, baik masalah internal maupun eksternal.
"Tugas berat yang akan dihadapi Kapolri sekarang adalah pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak harus berjalan lancar, memantau Polisi yang tidak memihak terhadap keadilan, serta kepolisian yang melanggar hukum," ujarnya.
Nico menyatakan agar Badrodin dapat monitoring mereka dan menjelaskan kerja-kerja mereka kepada masyarakat. Sehingga masyarakat benar-benar paham apa tugas kepolisian.
"Saya berharap dengan terpilihnya Kapolri baru, semua masalah terkait kepolisian baik masalah internal maupun masalah eksternal serta yang berhubungan dengan masyarakat akan terselesaikan dengan baik," tutupnya.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya