Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri: Polisi harus pakai atribut lengkap gerebek bandar narkoba

Kapolri: Polisi harus pakai atribut lengkap gerebek bandar narkoba Makam Bripka Taufik. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menginstruksikan anggotanya wajib memakai atribut lengkap saat melakukan penggerebekan. Hal itu menyusul tewasnya Bripka Taufik tewas saat menggerebek sindikat narkoba di Jalan Slamet Riyadi 4, Matraman, RT 12/04, Kampung Berlan, Kebon Manggis, Jakarta Timur, Senin (18/1) malam lalu.

"Sekarang juga sudah ada instruksi untuk penangkapan polisi wajib pakai atribut lengkap. Kita memperbaiki SOP, sehingga tidak ada lagi kelemahan," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/1).

Anton mengungkapkan tewasnya Bripka Taufik adalah pelajaran penting bagi institusi Polri. Bahkan, atas insiden itu, pihaknya berjanji akan memperbaiki semua bentuk kelemahan di tubuh Korps Bhayangkara.

"Segala macam kelemahan akan kita terima untuk perbaikan," tegasnya.

Kendati demikian, Anton menegaskan penggerebekan di Berlan sudah sesuai SOP, termasuk hanya mengirimkan empat anggota ke lokasi. Hanya saja, kejadian tidak terduga kerap terjadi di lapangan.

"Untuk SOP memang ada penggerebekan secara pasukan ada juga teknik penangkapan, di Berlan itu awalnya cuma mau menangkap satu orang, itu juga perempuan makanya mengirimkan empat orang anggota," ujar dia.

"Karena perempuan itu teriak maling, makanya warga melakukan pengeroyokan," pungkas Anton.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP