Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri: Pemikiran radikal sulit untuk diperangi

Kapolri: Pemikiran radikal sulit untuk diperangi Badrodin Haiti rapat bersama mantan-mantan Kapolri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ribuan mantan pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan dipulangkan ke daerah masing-masing dari Menpawah, Kalimantan Barat. Sebelumnya rumah eks anggota Gafatar dibakar karena dianggap meresahkan masyarakat.

"Kelompok radikal dalam sisi pemikiran bukan radikal dalam tindakan. Tindakan itu emosional, tapi kalau pemikiran-pemikiran radikal itu yang sulit untuk diperangi karena itu pahamnya seperti itu," ujar Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di acara Silatnas Gontor, Sabtu (23/1).

Ia juga menganggap media berpengaruh terhadap aksi warga tersebut karena sebelumnya media secara masif memberitakan hilangnya dokter Rica. Masyarakat khawatir sehingga menimbulkan penolakan.

"Tentu sikap aparat pemerintah yang pertama jangan sampai ada korban, kalau bisa diamankan ya diamankan, kalau tidak tentu harus ada yang dievakuasi. Prosesnya dari dialog sudah mulai dilakukan nyatanya masyarakat sudah mulai emosi," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP