Kapolri Minta Warga Terpapar Covid-19 Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pranowo menyarankan masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak langsung memutuskan menjalani isolasi mandiri. Diharapkan masyarakat mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpadu. Sehingga, bisa mendapatkan perawatan intensif karena tenaga dan fasilitas kesehatan jauh lebih lengkap.
"Saya sarankan mau dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Ini untuk menekan agar laju pertumbuhan angka Covid bisa diminimalkan," kata Jenderal Sigit saat meninjau vaksinasi massal di BSCc DOME, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Sigit meminta bantuan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tak bosan mengedukasi masyarakat terpapar Covid agar mau dirawat di di tempat isolasi terpadu.
Dalam kesempatan yang sama, Sigit berharap kebijakan PPKM level 4 di Balikpapan dapat menekan kasus Covid-19 sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan.
"Ada 8 wilayah di Kalimantan Timur ada pembatasan-pembatasan. Perlahan-perlahan apabila bisa diperbaiki ada kelonggaran, sehingga aktivitas ekonomi kembali," ucapnya.
Sigit menyampaikan, sampai saat ini Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang angkanya masih cukup tinggi.
"Kaltim posisi tertinggi di wilayah Kalimantan, sehingga tentunya perlu ada langkah-langkah dan strategis sesuai dengan perintah dari pak presiden yaitu terkait dengan bagaimana tetap menegakkan dan mematuhi secara ketat peraturan prokes," paparnya.
Tak hanya mematuhi prokes, percepatan vaksinasi juga menjadi cara lain dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Karena, ia mengaku mendapatkan informasi jika kasus aktif harian di Kalimantan Timur masih tinggi.
"Dari info yang kita dapat 76 persen itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86-88 persen di rawat di tempat isolasi terpusat. Dan kurang lebih ada 20 ribu masyarakat di rawat secara Isoman (Isolasi Mandiri)," jelasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya