Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri luncurkan layanan publik berbasis IT di 7 Polres se-Jatim

Kapolri luncurkan layanan publik berbasis IT di 7 Polres se-Jatim Kapolri luncurkan polres berbasis IT. ©2016 Merdeka.com/Juven Martua Sitompul

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian meluncurkan program inovasi pelayanan publik berbasis teknologi informatika. Program itu diterapkan di tujuh Polres jajaran Polda Jawa Timur (Jatim).

Ketujuh Polres yang menggunakan program itu antara lain Polres Sidoarjo membuat layanan publik SKCK Online dan SKCK keliling Online; Polres Gresik membuat Go-Sigap pelayanan publik terintegrasi berbasis IT; Polres Jember membuat We Are Ready (WAR) kentongan Online berbasis Android; Polresta Malang membuat Panic Button On Hand Amplikasi pelaporan tindak kriminalitas berbasis Android; Polres Lamongan membuat Sistem Operasional Terpadu Online (Soto Lamongan); Polres Bojonegoro membuat Crime Alarm System, Amplikasi pelaporan berbasis Android; Polres Tuban Polres Tuban membuat Sistem Siaga Bumi Wali (SIBI) Informasi Pelayanan dan Pengaduan Berbasis Android.

Di hadapan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, Tito menyambut baik inovasi yang diluncurkan Polda Jatim. Menurutnya, Polda Jatim sudah menjalankan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk meningkatkan pelayanan publik khususnya di bidang IT.

"Dengan begitu, masyarakat mempunyai akses untuk mendapatkan bantuan pelayanan dalam keadaan emergency atau yang lain-lain seperti SKCK Online. SIM Online, itu yang dipermudah," kata Tito di Mapolres Sidoarjo, Kamis (1/9).

Bukan hanya itu, Tito menyebut inovasi yang diterapkan di tuhuh Polres Jawa Timur ini merupakan inovasi terlengkap dan paling baik.

"Saya ucapkan terima kasih dan mengapreasi kepada Polres jajaran Polda Jatim ini dan pada kesempatan ini akan memerintahkan ke seluruh jajaran Kepolisian untuk melakukan inovasi pelayanan publik seperti ini," tandas Tito.

Sementara itu, Menteri Asman mengaku kagum dengan inovasi tersebut. Dia berharap, inovasi itu bisa dicontoh oleh wilayah-wilayah lain guna memperbaiki pelayanan publik yaitu pelayanan publik berbasis elektronik dan e-budgeting dan e-goverment agar semua bisa dikontrol dan terkontrol.

"Ini tugas saya saya minta dukungannya ke pak kapolri, inovasi ini harus kita tularkan seluruh provinsi yang ada di Indonesia ini," kata Asman.

Asman meminta izin kepada Tito untuk membawa program tersebut di hadapan para pejabat daerah. Dia berharap dengan membawa inovasi ini, pelayanan publik di beberapa sektor bisa menjadi lebih baik.

"Saya mohon izin ke Kapolri, outlet-outlet (inovasi polres) akan saya bawa ke daerah-daerah akan saya kumpulkan SKPD, bupati, dan semua wali kota, di samping saya menggelorakan pelayanan publik, saya juga akan menyajikan inovasi-inovasi yang sudah jadi seperti ini, kita harus berubah," pungkas Asman.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP