Kapolri: Dikawal voorijder bukan korupsi

Reporter : Nurul Julaikah | Senin, 3 September 2012 14:37

Kapolri: Dikawal voorijder bukan korupsi
Apel Siaga Lebaran. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ketua KPK Abraham Samad menyebut pejabat yang menggunakan voorijder merupakan salah satu bentuk korupsi. Tapi di mata Kapolri Jenderal Timur Pradopo, sistem pengawalan seperti itu tidak ada kaitannya dengan tindakan korupsi.

"Kalau dari Kapolri nggak ada," kata Timur di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/9).

Terkait pernyataan Abraham saat itu, Timur mempersilakan langsung di konfirmasi ke Ketua KPK sebagai pihak yang mengeluarkan opini demikian.

"Ya tanya sama yang itu," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Karo Penmas Brigjen Pol Boy Rafli Amar juga sepakat pejabat yang menggunakan pengawalan dengan voorijder tidak termasuk prilaku korupsi.

"Ha ha ha, nggak lah. Ada-ada saja," kata Boy sambil tertawa.

Boy menjelaskan, pihak kepolisian hanya sebagai penyedia pengawalan saja. Ditegaskannya, siapa pun yang menggunakan pengawalan itu bebas dari pungutan biaya apa pun.

"Ya tidak, kan itu sudah ada prosedurnya. Jadi tinggal melapor saja kebutuhannya untuk apa, berapa lama, berapa yang harus dikawal dan kita tinggal siapkan saja," jelas Boy.

"Jadi itu tidak dipungut biaya karena sudah menjadi tugas dari kepolisian," tandasnya.

[lia]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Voorijder# KPK

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE