Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri belum tahu peran kelompok bom Thamrin ditangkap di Malang

Kapolri belum tahu peran kelompok bom Thamrin ditangkap di Malang Lokasi penggerebekan teroris. ©2016 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan enam orang terduga teroris yang ditangkap di Malang, Jawa Timur, Jumat (19/2) lalu merupakan bagian dari kelompok jaringan aksi teror di Jl MH Thamrin, Jakarta.

Meski telah memastikan keenam orang tersebut merupakan bagian jaringan dari aksi teror di Jl MH Thamrin, Kapolri belum dapat memastikan apa peran mereka masing-masing dalam aksi yang dilakukan pertengahan bulan Januari 2016 lalu itu.

"Kalau yang di Malang itu memang terkait masih satu kelompok dengan yang di Thamrin. Tapi perannya apa nanti. Saya belum dapat laporannya," kata Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/2).

Sementara, Badrodin belum dapat memastikan apakah satu terduga teroris yang ditangkap di Perumahan Desa Cisauk, Tangerang, Minggu (21/) kemarin juga merupakan bagian dari jaringan aksi teror Jl MH Thamrin maupun dari kelompok lain.

"Belum. Masih dikembangkan," ujarnya.

Diketahui, Tim Densus 88 menggeledah rumah di Jalan Kamboja No 43, Perumahan Greenhills, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Rumah tersebut merupakan tempat tinggal B, salah satu terduga teroris, Jumat (19/2) lalu. Setelah ditangkap, ke enam terduga teroris itu kemudian dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP