Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri anggap kasus Munir sudah mentok

Kapolri anggap kasus Munir sudah mentok Mabes Polri ungkap pembuat senjata api ilegal. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Sutarman menilai kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib sudah mentok. Oleh sebab itu, pihaknya beranggapan sudah tidak ada lagi yang bisa dikorek dari kasus tersebut.

"Ya silakan (dibuka) dari aspek mana dibukanya," kata Sutarman di Kantor Pusat PMI, Jakarta, Jumat (12/12). Pernyataan Sutarman terkait permintaan Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly kepada Polri untuk membuka kembali kasus pembunuhan Munir.

Menurut Sutarman, pihak Kepolisian sudah menelusuri dari berbagai hal untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kan Polri sudah maksimal sampai dengan orang yang divonis bebas itu kan. Itu sudah sangat maksimal saya kira," imbuh Sutarman tentang vonis bebas Mayjen TNI Purn Muchdi Purwopranjono, bekas Deputi V BIN/Penggalangan.

Terkait dengan potensi adanya sosok lain yang menjadi otak pembunuhan Munir, Sutarman balik bertanya. "Ya otaknya siapa?" ujarnya.

Seperti diketahui, Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly meminta kepolisian mencari dalang pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib. Dia juga meminta kepolisian tidak ragu membuka kembali penyelidikan kasus tewasnya Munir.

"Kita meminta pihak kepolisian mengusut dan membuka berkas secara mendalam dari kasus pembunuhan Munir untuk mencari aktor intelektual," kata Yasonna di kantornya, Jakarta, Rabu (10/12).

Politikus PDI Perjuangan itu menuturkan, mengungkap dalang pembunuh Munir adalah sebuah kewajiban. Menurut dia, hal itu merupakan utang masa lalu yang belum dibayarkan oleh pemerintah. "Pemerintah akan lakukan langkah-langkah untuk itu (pengungkapan dalang)," tuturnya.

Munir meninggal di dalam pesawat jurusan Jakarta-Amsterdam pada 7 September 2004 atau saat dia berusia 38 tahun. Aktivis yang dikenal kerap mengkritik militerisme ini tewas diracun. Ditemukan kadar arsenik berlebih di dalam jasadnya.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP