Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri akui polisi kesulitan tangkap Santoso

Kapolri akui polisi kesulitan tangkap Santoso Kapolri Badrodin Haiti tinjau pengamanan KAA. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengaku kesulitan menangkap pimpinan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Santoso. Menurutnya, selain cuaca buruk ada beberapa hal yang menghambat proses penangkapan pentolan teroris itu.

"Kondisi sedang sulit karena menghadapi musim hujan sehingga tidak bisa setiap hari bekerja," kata Badrodin di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/2).

Medan yang sulit serta kendala lain tidak serta merta membuat pihak kepolisian menyerah. Ditegaskan dia, polisi bakal terus memburu komplotan teroris yang terkenal licin itu. "Terus kita lakukan pengejaran," ujarnya.

Badrodin terlihat kesal saat dikonfirmasi lebih detail kenapa Santoso cs belum juga berhasil ditangkap. Mengingat, perburuan kelompok teroris itu sudah berlangsung lama.

Bahkan, polisi dengan TNI berkoordinasi dan sudah beberapa kali membuat operasi khusus untuk menangkap Santoso dan anggotanya. Geram dengan pertanyaan awak media, Badrodin justru meminta wartawan untuk ikut terjun langsung mencari Santoso.

"Iya anda coba selidiki di sana apa kesulitannya, anda coba sekali-kali ikut tim yang ada di hutan di sana mudah atau tidak. Jangan bayangkan di sini, kaya di kota," cetus Badrodin.

Lebih jauh, Badrodin mengaku belum memutuskan bakal meminta bantuan Inggris untuk menangkap Santoso dari persembunyiannya. Dia mengatakan, hal itu belum bisa diputuskan. "Belum ada keputusan," pungkas dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP