Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri akui peredaran senjata api di Papua cukup besar

Kapolri akui peredaran senjata api di Papua cukup besar Kapolri dan Kabareskrim. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Dua anggota Brimob yang bertugas di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, pagi tadi ditembak oleh orang tak dikenal di kantor bupati setempat. Penembakan itu terjadi ketika dua anggota Brimob sedang membantu panitia pelaksanaan Natal Kabupaten Puncak, mengatur kursi di kantor bupati.

Kapolri Jenderal Polisi Sutarman mengaku peredaran senjata di Papua cukup besar. Hal itu terjadi karena perebutan senjata oleh penduduk setempat dari para personelnya.

"Peredaran senjata di Papua cukup besar. Ada senjata kita yang direbut," ujar Sutarman di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (3/12).

Sutarman mengaku akan mengusut pelaku penembakan tersebut. Pihaknya juga akan menelusuri warga yang memegang senjata di sana.

"Ini tugas kita kembalikan dan penangkapan pelaku yang bawa senjata. Kita kerjasama dengan pihak terkait," imbuh jenderal bintang empat. (mdk/gib)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP