Kapolri: Ada begal, viral, Kapolres saya copot!
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyuruh anak buahnya untuk melakukan pengamanan secara maksimal di semua jalur Lampung dan Sumatera Selatan, agar tak adanya begal jelang Natal dan Tahun Baru 2018. Hal itu ia sampaikan usai memimpin gelar pasukan operasi lilin 2017, jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Monas, Jakarta Pusat.
"Dua minggu lalu saya perintahkan Kapolda Lampung dan Kapolda Sumatra Selatan. Saya sudah warning pada mereka," kata Tito di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
Hal itu dia tekankan terhadap Kapolda Lampung dan Sumatera Selatan, karena supaya jika masyarakat Jakarta atau daerah tersebut yang ingin melakukan liburan atau pergi Ibadah Natal yang melewati daerah tersebut bisa aman dan terhindar dari begal.
"Jangan sampai dari Jakarta lancar di jalan, lancar di Selat Sunda, begitu masuk ke Lampung-Sumsel masuk mulut harimau begal," tekannya.
Mantan Kepala BNPT ini mengakui jika jalur lintas Lampung dan Sumatera memang masih rawan dari ancaman begal, baik itu kendaraan motor maupun mobil. Oleh karena itulah, dirinya tak ada lagi masyarakat yang menjadi korban begal dengan terus melakukan operasi terhadap para begal.
"Selama operasi ini banyak (pelaku begal) yang tertangkap dan tertembak mati," ngakunya.
Oleh karena itulah, Mantan Kapolda Metro Jaya ini akan memberikan sanksi terhadap para Kapolres di daerah Lampung dan Sumatera, jika masih beredarnya begal di dua daerah tersebut.
"Kalau nanti ada begal terjadi, viral ribut segala macam, Kapolres saya copot," tandasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya