Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolri : Ada 7 perusahaan dalam negeri terlibat mafia beras

Kapolri : Ada 7 perusahaan dalam negeri terlibat mafia beras Badrodin Haiti. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, ada komoditi impor yang mengimpor bahan pangan cukup besar pada saat panen yang menyebabkan produksi dalam negeri mati dan petani tidak mau produksi lagi. Dia menegaskan ada tujuh perusahaan dalam negeri yang melakukan impor tersebut, namun dia belum bisa menyebutkan nama-nama perusahaannya.

"Sudah ada. Ada tujuh perusahaan. Perusahaan dalam negeri semua," ujar Badrodin di Kementerian Pertanian Jalan Harsono RM 3 Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (10/8).

Badrodin mengatakan, akan menertibkan perusahaan yang melakukan penyimpangan itu dan pihak pemerintah yang mengeluarkan kebijakan dalam membiarkan impor tersebut akan ditertibkan juga. Sebab menurutnya, impor dilakukan atas dasar kebijakan pemerintah.

"Justru itu, kita akan tertibkan, kita telusuri mulai dari pengambilan kebijakan smpai ke perdagangan," ungkap Badrodin.

Badrodin tidak memilah milah jika ada keterlibatan pejabat pemerintah dalam dugaan penyimpangan bahan pangan ini, jelasnya, siapapun yang terlibat akan dikenakan sanksi sesuai dengan tindakannya. "Ya kalau main main pasti kena," ujar dia.

Penyidikan kata mantan Kabarhakam ini telah dilakukan sejak dua minggu lalu. Informasi diperoleh dari kerjasama dengan kementerian terkait.

"Ada yang kerjasama dengan kementerian sehingga kita dapat informasi itu. Tentukan kita minta data ke mereka juga," tutupnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP