Kapolres Mojokerto akan ditindak jika Briptu Rani bisa buktikan

Reporter : Moch. Andriansyah | Jumat, 14 Juni 2013 22:38

Kapolres Mojokerto akan ditindak jika Briptu Rani bisa buktikan
briptu rani. ©Istimewa

Merdeka.com - Polda Jawa Timur siap memberi sanksi tegas kepada AKBP Eko Puji Nugroho, jika Briptu Rani Indah Yuni Nugraini (25), polwan asal Bandung, Jawa Barat, ini bisa membuktikan tuduhan pelecehan seksual yang dilakukan Kapolres Mojokerto tersebut.

"Kami pasti akan memberi sanksi tegas terhadap Kapolres Mojokerto jika Briptu Rani bisa membuktikan tuduhannya itu. Tapi ya tahu sendiri, dia (Rani) tidak hadir saat sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) untuk klarifikasi. Padahal kemarin dia berani muncul dan membuat opininya sendiri," kata Kasubdit Penmas Bid Humas Polda Jawa Timur, AKBP Suhartoyo, di Surabaya, Jumat (14/6)

Untuk itu, dikatakan Hartoyo, pihaknya masih tetap melakukan penyelidikan hingga kasus tersebut bisa dituntaskan. "Proses penyelidikan kita kan masih tetap berjalan hingga saat ini, sampai semuanya bisa diselesaikan," tandas dia.

Briptu Rani tidak bisa menghadiri sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang sedianya digelar Polda Jawa Timur hari ini. Briptu Rani dikabarkan sedang sakit.

Kabar soal Briptu Rani itu disampaikan nenek, ibu, paman dan adiknya sambil menunjukkan surat keterangan sakit dari rumah sakit jiwa di Bandung. Hal ini sangat disayangkan pihak Polda Jawa Timur.

"Kita sudah proaktif menyelesaikan persoalan ini. Tapi yang bersangkutan malah tidak hadir. Justru orangtua dan keluarganya yang hadir, padahal pengakuan yang bersangkutan sangat diperlukan dalam sidang KKEP yang pertama ini. Bagaimana kita bisa meluruskan persoalan ini," keluh Kabid Humas Polda Jawa Timur, AKBP Awi Setiyono.

Kamis kemarin (13/6), kepada merdeka.com, Briptu Rani mengaku ingin meminta keadilan kepada Kapolri agar menghukum Kapolres Mojokerto.

"Saya minta kasus ini ditegakkan seadil-adilnya. Kapolres (Eko Puji Nugroho) diadili dan saksi mohon jujur. Karena itu bukan semata-mata salah saya. Saya kabur karena ada alasan. Saya minta pimpinan tertinggi untuk masalah ini, untuk menyelesaikannya. Kerena saya telah dibuat rugi dan malu, saya mengalami tekanan mental," kata Briptu Rani.

[ren]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Briptu Rani

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Demokrat Jatim tak ingin tinggalkan PPP & Golkar di Pilkada serentak
  • Hore, Nokia bakal produksi ponsel lagi mulai tahun depan!
  • Miss Indonesia 2015 bingung saat ditanya soal sosok Risma
  • Bertemu Jokowi, BPK sebut proyek pembangkit listrik bermasalah
  • 'TRANSFORMERS 5' akan digarap, siapa calon pemeran utamanya?
  • Perhatikan, ini pengalihan arus lalu lintas KAA di hari Rabu & Kamis
  • Pemimpin ISIS al-Baghdadi luka parah akibat serangan udara
  • Jaga ketahanan pangan, pemerintah siap beli beras berkualitas rendah
  • Menteri Susi kenang sosok ibunya sebagai simbol perjuangan hidup
  • Mau batu akik tetap kinclong? Anda harus lakukan ini
  • SHOW MORE