Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolres Lubuklinggau mengaku diangkat anak oleh korban penembakan

Kapolres Lubuklinggau mengaku diangkat anak oleh korban penembakan AKBP Hajat Mabrur. ©istimewa

Merdeka.com - Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga menuturkan, situasi di wilayah hukumnya masih kondusif pasca insiden penembakan polisi yang menyebabkan dua penumpang tewas dan empat lain terluka pekan lalu. Tidak ada gejolak apapun dari pihak keluarga maupun warga.

"Alhamdulillah masih kondusif, baik di Lubuklinggau atau di Belitar Bengkulu kediaman korban," ungkap Hajat saat dihubungi merdeka.com, Rabu (26/4).

Dia menceritakan, saat mengantar jenazah Surini (54) ke rumah dukam keluarga menerima kenyataan ini sebagai musibah. Kapolres justru mengaku diangkat anak oleh korban.

"Bahkan saat saya berkunjung waktu itu, saya diangkat anak oleh pak Kaswan (60), suami almarhumah Surini. Saya menerima, itu artinya keluarga tidak apa-apa," ujarnya.

Saat dikonfirmasi, salah satu keluarga korban, Matsa (54) enggan memberikan komentar terkait pengakuan Kapolres Lubuklinggau yang menyebut telah diangkat anak oleh Kaswan. Pasalnya, keluarga masih berduka atas musibah itu.

"Maaf mas ya, kami tidak mau komentar dulu soal pengangkatan anak itu, kami masih sedih, masih berduka," kata Matsa.

Meski demikian, pihak keluarga tetap berharap kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku. "Kami ini tidak tahu apa-apa, orang kampung, cuma berkebun. Kami punya masalah tapi diharap tidak menimbulkan masalah," ucapnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP