Kapolres dalami 23 warga eks Gafatar yang disebut asal Purwakarta
Merdeka.com - Kapolres Purwakarta AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, membenarkan adanya informasi warga Purwakarta yang tercatat sebagai eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar), yang dipulangkan dari Kalimantan. Kendati demikian, pihaknya masih mendalami kebenaran identitas warga tersebut.1
"Memang benar informasinya demikian. Sama Dinas Sosial Purwakarta masih di dalami terkait informasi adanya warga Purwakarta yang jadi eks Gafatar," kata Trunoyudo. Rabu (3/2).
Hanya saja, kata dia, dari 23 eks Gafatar asal Purwakarta itu belum bisa dipastikan kebenarannya. Terutama, soal warga asli Purwakarta atau bukan.
Dia mengatakan, belum bisa pastikan apakah kabar 23 eks Gafatar itu benar asal Purwakarta atau hanya pendatang.
"Sekarang kami sedang dalami benar atau tidaknya. Datanya memang benar berdomisili di Purwakarta, tapi apa mereka ini pendatang di Purwakarta, pernah tinggal di Purwakarta tapi berangkat dari daerah lain atau bagaimana. Itu yang belum kita ketahui dan sekarang sedang cek kebenarannya," ujarnya.
Pihaknya baru mengetahui kabar tersebut awal pekan ini. Padahal sebelumnya, data yang dirilis pemerintah tidak menyebutkan eks Gafatar asal Purwakarta.
"Itu dia, sebelum kasus ini ramai kami sudah telusuri ke setiap daerah di Purwakarta dan enggak ada anggota keluarganya yang hilang atau pergi ke Kalimantan jadi anggota Gafatar atau bagaimana. Maka sekali lagi, kami saat ini sedang mengecek datanya," tambah Truno.
Seperti diketahui, beredar informasi warga Purwakarta eks Gafatar sebanyak 23 orang kini masih ditampung di Asrama Haji Pondok Gede, per tanggal 31 Januari.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya