Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolda NTT Didampingi Tim Dokter Jenguk Pilot Batik Air

Kapolda NTT Didampingi Tim Dokter Jenguk Pilot Batik Air Pilot Pesawat Batik Air pingsan. ©2019 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Hamidin menjenguk kapten Djarot Harnanto, pilot Batik Air yang pingsan dalam penerbangan Jakarta-Kupang kemarin siang, Minggu (17/11).

Irjen Pol Hamidin didampingi sejumlah pejabat utama Polda Nusa Tenggara Timur, kepala Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang beserta tim medis.

Tiba di rumah sakit Siloam Kupang, Irjen Pol Hamidin beserta rombongan menuju ruang perawatan kapten Djarot Harnanto, di lantai lima, VIP 5011.

Sesaat setelah Irjen Pol Hamidin berada di ruang perawatan, sejumlah anggota Bid Dokkes dan Dit Resnarkoba Polda Nusa Tenggara Timur ikut masuk ke dalam.

Namun sang pilot belum bisa diajak berbicara karena sedang tidur. Irjen Pol Hamidin hanya sedikit bercerita dengan co pilot, yang menjaga kaptennya.

Menurut Irjen Pol Hamidin, dia datang menjenguk kapten Djarot Harnanto hanya ingin berterima kasih, karena telah menyelamatkan 148 penumpang di dalam pesawat.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada pilot dan co pilot, yang bisa mendaratkan pesawat dengan sempurna dan menyelamatkan ratusan penumpang. Saya juga ucapkan selamat kepada ratusan penumpang Batik Air yang selamat dalam insiden ini," ucapnya.

Menurut Irjen Pol Hamidin, kejadian ini merupakan kejadian luar biasa dan bukan karena kuasa manusia. Cara kerja para pilot sudah sangat terlatih.

Kapolda mendapatkan penjelasan dari co pilot, bahwa pilot sudah mendaratkan pesawat kemudian pingsan. "Jadi pesawatnya sudah mendarat baru pilotnya pingsan dan ini luar biasa karena tidak ada insiden dan seluruh penumpang selamat," tambahnya.

Polda Nusa Tenggara Timur akan tetap berkoordinasi dengan pihak rumah sakit Siloam Kupang, maupun Batik Air terkait penyebab insiden tersebut.

Sebelumnya, Kepala Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Siloam Kupang, dr. Herbert mengaku, pasien tengah mendapat perawatan intensif. Hingga pukul 19.00 WITA, kapten Djarot Harnanto belum dipindahkan ke ruangan.

Terkait penyakit yang diderita, dr. Herbert tidak bisa mengungkapkan kepada media, mengingat standar kode etik kedokteran dan aturan rumah sakit tersebut.

"Pilot tersebut tadi tiba di rumah sakit Siloam sekitar pukul 13.30 WITA dan langsung mendapat penanganan pertama di Instalasi Gawat Darurat," ujarnya, Minggu (17/11).

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP