Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolda Jateng Pastikan Tak ada Anggota Polri di Soloraya Terpapar Covid-19

Kapolda Jateng Pastikan Tak ada Anggota Polri di Soloraya Terpapar Covid-19 Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi memastikan tidak ada anggotanya yang sakit atau terpapar Covid-19 yang bertugas untuk mengamankan Pilkada di wilayah Soloraya. Pihaknya juga telah melakukan pengecekan alat pelindung diri (APD) para anggota yang akan bertugas.

“Jadi anggota Polri, khususnya Soloraya sudah kita lakukan cek kembali, tidak ada yang mempunyai penyakit terutama terpapar Covid-19,” ujar Luthfi di Klaten, Selasa (8/12).

Menurut dia, para anggota yang akan bertugas telah dilakukan swab test bersama-sama sebelumnya. Kemudian juga dilakukan pengecekan kelengkapan APD yang akan digunakan saat pelaksanaan Pilkada.

Terkait kemungkinan adanya praktek politik uang, lanjut dia, masing-masing Polres di Soloraya sudah melakukan pengamatan melalui satuan linsus. Jika ditemukan indikasi politik uang, lanjut dia, akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Tetap, politik uang sampai hari H besok, satuan linsus kita di masing masing Polres sudah melakukan pengamatan. Barangkali nanti kita temukan akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.

Di Soloraya, ada 5 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak. Yakni Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Wonogiri dan Sragen. Dua kabupaten, yakni Sragen dan Boyolali, hanya diikuti calon tunggal. Di Sragen bupati pertahanan Kusdinar Untung Yuni Sukowati berpasangan dengan Suroto (Yuni-Suroto). Sedangkan di Boyolali, M Said Hidayat yang berpasangan dengan Wahyu Irawan diusung PDIP.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP