Kapolda Banten gelar pasukan jelang kedatangan atlet cabor Pentathlon
Merdeka.com - Kapolda Banten Brigjen Teddy Minahasa Putra menggelar apel persiapan terakhir jelang kedatangan atlet cabor Pentathlon Asian Games dari 9 negara. Seluruhnya ia cek dan ricek, mulai dari kesiapan hotel serta venue, personel yang akan disebar serta sterlisasi jalur yang akan dilewati atlet.
Venue cabor Pentathlon sendiri terletak di SMK Adhia Pratama Mulya, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Sedangkan, para atlet akan menginap di Hotel Aryaduta Karawaci dan Hotel Amaris Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 759 personel Polda Banten disebar untuk menyukseskan hajatan olahraga terbesar se-Asia tersebut.
"Kami pastikan kesiapan terkait kondisi pasukan, sarana dan prasarana. Statusnya kita tetapkan dengan pengamanan ketat dan melekat. Jalur-jalur juga harus dilakukan pengamanan untuk terhindar dari tindak kejahatan jalanan," jelas Teddy di lokasi, Kamis (23/8).
"Mulai dari penginapan dan Venue petugas kami siagakan ditambah petugas Pemda. Untuk jalur perlintasan atlet dari hotel ke Venue juga keamanan melekat di sana," ucap dia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, ada 9 negara yang akan bertanding di ajang kejuaraan Penthatlon modern di Desa Tapos, Tangerang, yaitu Indonesia, China, India, Kazakhstan Kirgistan, Hongkong, Thailand, Jepang dan Korea.
"Seluruhnya berjumlah 32 atlet, 28 tim official, 42 juri, belum termasuk para volunteers dan tim pendukung," ucap dia.
Dijadwalkan pada hari ini para atlet akan tiba di lokasi penginapan di Karawaci dan Cikupa, dengan pengawalan pihak kepolisian setempat dan INASGOC.
Diterangkan Teddy, penjemputan dan pengawalan delegasi hari ini, berawal dari penjemputan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang yang dilakukan tim panitia dan kepolisian Polda Metro Jaya.
"Sampai ke perbatasan wilayah hingga memasuki wilayah Tol Karawaci dan Balaraja Timur yang akan dilakukan oleh pihak Polda Banten dan Polres Kota Tangerang. Dengan perkiraan waktu hingga tiba di Hotel mencapai satu jam," ucapnya.
Kesiapan venue 98 persen
Teddy menyampaikan, kesiapan venue untuk menyelenggarakan hajat olahraga terbesar se-Asia itu sudah mencapai 98 persen. Kapolda pun yakin, dalam waktu beberapa hari ke depan, venue 100 persen siap digunakan.
"Bukan hanya venue, tapi kami dari unsur kepolisian bersama rekan-rekan TNI dan pemerintah daerah juga sudah siap," katanya.
Teddy melanjutkan, aspek teknis dan non-teknis seperti keamanan, jalur lalu lintas, hingga kebersihan arena benar-benar diperhatikan dengan cermat. Meski demikian, lanjut Kapolda, pelaksanaan pengamanan tetap mengedepankan kenyamanan semua pihak termasuk kontingen yakni atlet, oficial, dan perangkat pertandingan.
"Skema pengamanan akan tetap maksimal dan optimal namun tidak menakutkan atau menyeramkan," kata dia.
Di tempat yang sama, Kapolresta Tangerang Kombes Sabilul Alif selaku Wakil Kepala Operasi Among Raga Kalimaya Asian Games 2018 mengatakan, secara garis besar, pengamanan dibagi dua, terbuka dan tertutup.
Penempatan pasukan di venue, kata Sabilul,akan dilaksanakan pada tanggal (25/8/2018). Pada hari yang sama, lanjut Sabilul, polisi bersama TNI akan melaksanakan operasi bersih di seluruh area venue.
"Tanggal 26 sampai 28 Agustus, para atlet sudah mulai berlatih dan pada tanggal 29 Agustus sudah dilakukan clear area atau sterilisasi," terang Sabilul.
Sabilul memastikan pengamanan yang dilaksanakan tidak akan mengganggu kenyamanan kontingen dan masyarakat sekitar.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya