Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapolda Akui Semua Wilayah Sulsel Masuk Zona Merah Pemilu

Kapolda Akui Semua Wilayah Sulsel Masuk Zona Merah Pemilu Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kapolda Sulsel, Irjen Polisi Hamidin mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peredaran narkoba jelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 17 April mendatang.

Hal ini diungkapkannya kepada awak media usai pelaksanaan gelar pasukan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 di lapangan Karebosi, Jumat (22/3).

"Dan tidak kalah pentingnya soal narkoba. Nanti akan kita release beberapa hari lalu kita tangkap 7 kilogram sabu di wilayah Sulsel. Jadi wilayah Sulsel, narkotika itu dianggap hal yang bisa menghambat proses Pemilu yang akan digelar April mendatang," kata Hamidin.

Dia juga bicara soal antisipasi serangan teroris. Menurut dia, Polda seluruh Indonesia saat ini siaga. Serangan-serangan terhadap markas kepolisian itu harus diwaspadai.

Dia menambahkan, kondisi Sulsel jelang Pemilu masih kondusif. Itu yang senantiasa dipelihara. Artinya tidak ada kejahatan atau pidana, pelanggaran yang akan mengganggu proses. Ditanya soal pemetaan daerah rawan di Sulsel, menurutnya semua wilayah di Sulsel dianggap zona merah.

"Kami tidak memetakan atau mengatakan daerah-daerah mana zona merah karena kami anggap semua merah sehingga kita selalu siap siaga," tandasnya.

Ditambahkannya, dalam sistem pengamanan, pihaknya anut sistem rayonisasi jadi apabila ada satu wilayah kabupaten alami permasalahan maka kabupaten terdekat yang miliki pasukan akan merapat ke sana. Sebaliknya, apabila provinsi yang alami masalah maka provinsi yang terdekat akan memback up.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP