Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal wisata terbakar karena korsleting accu

Kapal wisata terbakar karena korsleting accu Kapal terbakar di Muara Angke. ©REUTERS/Darren Whiteside

Merdeka.com - Kapal Zahro Express GT106 terbakar di tengah laut saat tengah menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Kapal terbakar di 1 mil sebelah Barat Muara Angke saat membawa sekitar 238 penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, kebakaran kapal dipicu korsleting accu (aki/baterai) di bagian mesin yang menyebabkan terjadinya ledakan dan merambat ke seluruh mesin kapal.

"Kapal mengalami kebakaran disebabkan adanya korsleting accu sehingga terjadi ledakan dan merambat ke mesin kapal," kata Andri di Jakarta, Minggu (1/1).

Informasi yang dihimpun, kondisi bagian dalam mesin kapal hangus dan tinggal bagian badan nampak luarnya saja.

Pusdalops BPBD DKI Jakarta telah melaporkan korban kebakaran Kapal Zahro Express menjadi 23 orang meninggal dunia, 17 orang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang selamat.

"Dari 23 orang meninggal dunia tersebut tiga korban sudah berada di Rumah Sakit Atmajaya sedangkan 20 korban sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Minggu (1/1).

Menurutnya, saat ini 20 korban meninggal tersebut sedang dalam perjalanan ke RS. 20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke.

Tiga korban meninggal yang sudah diidentifikasi di antaranya:

1. Jeksen Wilhelmus (40) alamat Tajur Bogor dibawa ke Rumah Saccut Atmajaya kondisi meninggal dunia

2. Ir Masduki, asal Cirebon meninggal Dunia

3. Alia, Perempuan.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP