Kapal Terbalik di Perairan Australia, 9 Nelayan Rote Ndao Hilang
Merdeka.com - Kapal nelayan asal Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan terbalik di perairan Australia, Minggu (20/3). Sembilan orang hilang dalam peristiwa ini.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang Emy Freezer mengatakan, kapal kayu dengan nama Kuda Laut itu ditemukan pesawat patroli Australia.
"Kapal itu ditemukan dalam keadaan terbalik," katanya, Senin (21/3).
Kapal dengan nakhoda Yohanis Balu itu diketahui membawa 11 orang anak buah kapal (ABK). Tiga ABK ditemukan dalam keadaan selamat. Nakhoda dan 8 ABK masih hilang.
Korban Selamat Dibawa ke Australia
Tim dari Australia kemudian mengevakuasi ketiganya ke Broom, Australia Barat untuk mendapatkan pertolongan medis.
Berdasarkan informasi dihimpun, kapal naas ini dikabarkan berangkat dari Pelabuhan Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao pada Kamis (17/3) lalu.
Korban selamat maupun hilang dalam peristiwa ini merupakan warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao.
Korban Selamat Belum Bisa Dihubungi
Kepala Desa Hundihuk Junus Modok membenarkan bahwa 11 anak buah kapal (ABK) dan satu orang nahkoda tersebut merupakan warganya.
"Iya benar kapal dan seluruh awak kapal semua warga saya," katanya, Senin (21/3).
Menurut Junus Modok, kapal Kuda Laut berlayar dari pelabuhan rakyat Desa Hundihuk, Kamis (17/3) lalu untuk mencari di sekitar perairan Rote Ndao.
"Kami belum bisa menghubungi tiga korban yang selamat. Ketiganya sekarang sedang berada di Broome, Australia Barat, sementara sembilan ABK termasuk nakhoda masih dicari," ungkapnya.
Berikut data korban:
3 ABK selamat:1. Melki Giri2. Habel Kanuk3. Riki Balu
9 Korban Hilang:1. Yohanis Balu (Nakhoda)2. Ibrahim Loe3. Yunus Modok4. Pice Naluk5. Denis Busu6. Panji Balu7. Benyamin Pah8. Adi Arbet Giri9. Rifan Balu.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya