Kapal perintis Kupang-Maluku terbakar, ratusan penumpang dievakuasi
Merdeka.com - Kapal perintis Sabuk Nusantara 49, tujuan pulau-pulau kecil di wilayah Maluku Utara yang bertolak dari pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/1) malam tadi terbakar.
Kebakaran itu disinyalir karena barang bawaan penumpang berupa kasur busa terbakar, sehingga tim dari Basarnas Kupang, langsung bergerak ke lokasi mengevakuasi para penumpang yang baru saja bertolak dari pelabuhan Tenau.
Ratusan penumpang itu, harus dievakuasi akibat kapal yang dikelola oleh Pelni tersebut mengalami kebakaran di dek empat, sisi kiri badan kapal.
“Awalnya kami cium ada bau seperti benda terbakar, dan kemudian asap tebal membumbung dari bagian kiri kapal, sehingga kami berlarian dan berteriak kalau kapal terbakar,"" ungkap Nelcy Kamalai, salah satu penumpang tujuan Maluku Utara itu.
Keluarga penumpang kapal yang mendapat kabar terbakarnya kapal tersebut, langsung mendatangi dermaga Tenau. Saat ini para penumpang ditampung sementara di ruang keberangkatan untuk dan didata.
Akibat kejadian itu, kapal ditarik kembali ke dermaga Tenau, dan ditunda sementara keberangkatan sambil menunggu penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya