Kantor Dewan Kesehatan Rakyat diteror bom molotov
Merdeka.com - Kantor Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) diteror dengan bom molotov. Akibat teror tersebut kantor DKR yang terletak di Jl Johar Baru II nomor 12, Jakarta itu nyaris saja terbakar. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dinihari.
"Saya dan teman sedang diskusi di dalam, pas mau ambil minum saya lihat kok di teras ada cahaya. Begitu keluar ternyata sofa di teras sudah terbakar," ujar Ketua DKR se Jabodetabek, Agung Nugroho kepada merdeka.com, Sabtu (21/4).
Agung segera meminta rekannya untuk mengambil air dan menyiramkan ke sofa tersebut. tetapi yang terjadi api malah semakin membesar.
"Ternyata disiram bensin, akhirnya kita coba padamkan dengan menggunakan bantal," terang Agung.
Setelah api padam, Agung menemukan botol berisi bensin yang disumbat sumbu. Agung pun langsung berinisiatif keluar kantor dan menanyakan perihal bom molotov tersebut kepada seorang penjual nasi goreng yang masih berada di sekitar kantornya.
"Tadi memang ada dua orang naik motor berhenti di gerbang, pakai baju hitam-hitam. Yang satu masuk, terus gak lama keluar. Saya kira orang DKR," ujar penjual nasi goreng tersebut kepada Agung.
Sekitar pukul 02.30 WIB, polisi pun datang ke lokasi kejadian. Polisi langsung mengamankan barang bukti botol lengkap dengan sumbunya. Belum diketahui motif teror yang ditujukan kepada organisasi relawan yang dipimpin mantan Menkes Siti Fadilah Supari ini.
"Siang ini saya juga dipanggil untuk memberikan keterangan di Polsek Johar," imbuhnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya