Kantor BPPT terbakar, pelayanan perizinan Bekasi lumpuh
Merdeka.com - Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), Kota Bekasi, Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (27/9) pagi. Akibatnya, pelayanan perizinan di kantor tersebut lumpuh, masyarakat dipastikan tak dapat terlayani akibat peristiwa tersebut.
Kepala Bagian Tata Usaha pada BPPT, Kota Bekasi, Titin Suryani, mengatakan, setiap hari sedikitnya ada 300-400 pemohon izin berbagai perizinan. Namun, untuk sementara layanan itu ditutup karena gedungnya ludes dilalap api.
"Kami masih berupaya menginventarisasi dokumen perizinan yang terbakar sambil memikirkan penggantian tempat agar bisa melayani kembali," kata Titin, Selasa (27/9).
Dia mengatakan, pemulihan kondisi pascakebakaran membutuhkan waktu minimal dua hari. Baru kemudian pemerintah bisa kembali melayani perizinan kepada masyarakat yang mengurus izin.
Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji, mengatakan, ada dua tempat yang menjadi alternatif untuk memindahkan pelayanan perizinan. Dua tempat itu berada di kantor gedung 10 di Jalan Ahmad Yani.
"Paling siap di ruang rapat aula Nonon Suntani, minimal butuh dua hari untuk menyiapkan kebutuhan sarana dan prasarananya," ujar dia.
Kantor BPPT Kota Bekasi di Jalan Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, ludes dilalap api pada Selasa (27/9) sekitar pukul 08.15 WIB. Api pertama kali muncul di bagian arsip tempat penyimpanan berkas, kemudian menjalar ke lantai dua dan tiga. Api baru padam tiga jam kemudian dengan 10 armada pemadam kebakaran.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya