Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kantor Abu Tours di Samarinda tutup, calon jemaah khawatir gagal umrah

Kantor Abu Tours di Samarinda tutup, calon jemaah khawatir gagal umrah Kantor Abu Tours di Samarinda tutup. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kantor Abu Tours di Jalan Ahmad Yani No A10 di Samarinda, Kalimantan Timur, hari ini menutup operasional. Penutupan itu membuat calon jemaah jadi panik. Mereka was-was batal berangkat umrah.

Pantauan merdeka.com sekira pukul 14.45 WITA siang ini, kantor berlantai 2 itu dalam keadaan tertutup. Tertera secarik kertas ditempel di pintu rolling door, kantor dihentikan sementara, sambil menunggu kepastian dari manajemen Abu Tours yang bermarkas di Makassar.

Seorang calon jemaah, Anton, warga Sambutan Samarinda terlihat panik. Muncul kekhawatiran dia, bakal batal berangkat, meski dijanjikan berangkat periode bulan ini hingga awal Maret 2018.

"Hari-hari saya lewat sini. Tapi kok kenapa kantornya tutup?" kata Anton ditemui merdeka.com di depan kantor Abu Tours, Selasa (13/2).

Anton sendiri pada Desember 2017 lalu telah melunasi Rp 35 juta, untuk keberangkatan umrah dia bersama istrinya. Dia tidak jadi soal, meski harus menambah dana Rp 2,5 juta per orang, agar bisa tetap berangkat.

kantor abu tours di samarinda tutup

"Jadi ragu lihat kantor ini tutup. Kemarin sih masih buka. Belum ada informasi Abu Tours tutup. Katanya sih ada persoalan pesawat menuju Jeddah," ujarnya.

Namun demikian, bakal jadi soal lain, apabila dia dan istri diminta tambah dana lebih dari Rp 20 juta per orang. "Kalau begitu, saya minta kembali dana saja. Sebenarnya, saya sudah curiga. Teman saya yang seharusnya berangkat Januari, kok tidak berangkat juga. Rencana lapor polisi, kalau tidak jelas juga," sebutnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono menegaskan, sejauh ini mediasi polisi antar kedua belah pihak tidak menemui kesepakatan.

"Yang menjadi korban, kita anjurkan melapor, dan akan kami tindaklanjuti. Kantor (Abu Tours tutup) dalam pengawasan. Person to person di kantor Abu Tours sudah diketahui," demikian Sudarsono.

Diketahui, Senin (12/2) siang kemarin, calon jemaah silih berganti mendatangi kantor Abu Tours di Samarinda. Mereka umumnya meminta pengembalian dana yang mereka setor. Sementara, kantor itu sejatinya sudah tidak beroperasi lagi, dan dikabarkan karyawan tidak bergaji.

Dari penjelasan Puspa, karyawati Abu Tours setempat, mereka tidak bisa berbuat banyak lantaran keuangan dikelola kantor pusat di Makassar. Abu Tours Samarinda sendiri mengelola sekitar 1.700 calon jemaah Umrah dengan setoran Rp 16 juta-Rp 20 juta.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP