Kangen Keluarga, Pasien Ketergantungan Narkotika Kabur dari Balai Rehab di Samarinda
Merdeka.com - Seorang pasien ketergantungan narkotika di Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah di Samarinda, Kalimantan Timur, sempat kabur. Namun demikian, tidak lama yang bersangkutan kembali setelah petugas balai menelusuri keberadaannya.
Kabar kaburnya pasien ketergantungan narkotika itu beredar di tengah masyarakat warga Tanah Merah, Samarinda Utara. Belum diketahui jelas kronologi kaburnya pasien bersangkutan.
“Saya terima informasi dari petugas balai rehab sekitar jam 12.30 siang ini,” kata Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Tanah Merah Syarif Setiadi, dikonfirmasi merdeka.com, Selasa (25/5).
Kabar diterima FKPM itu untuk membantu mengamankan pasien bersangkutan apabila bertemu di jalan. “Koordinasi balai ke kami untuk menginformasikan soal itu,” ujar Syarif.
Namun demikian, kaburnya pasien Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah itu tidak berlangsung lama. Dia menduga, pasien hanya ingin bertemu dengan keluarganya.
“Mungkin informasi awal, kabur dari rehab. Setelah ditelusuri, ketemu di rumah pihak keluarganya. Demikian informasi dari petugas keamanan (Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah). Jadi sekarang sudah aman (sudah pulang kembali ke Balai Rehabilitasi),” tutup Syarif.
Humas BNN Provinsi Kalimantan Timur Haryoto menerangkan, dirinya belum menerima kabar persis soal kejadian itu. “Kami cek dulu ke Balai ya. Pasti nanti ada informasi yang disampaikan ke kami” katanya.
Untuk diketahui, Balai Rehabilitasi BNN Tanah Merah berlokasi di jalan poros Samarinda – Muara Badak, di Tanah Merah, di utara kota Samarinda. Balai itu jadi tempat pemulihan bagi pengguna atau pecandu narkoba. Pasien tidak hanya berasal dari Samarinda, melainkan juga kabupaten dan kota di sekitarnya di Kalimantan Timur. Bahkan, dari Kalimantan Utara.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya