Kampung zikir Ustaz Arifin diserang, pengurus masjid dipukuli
Merdeka.com - Perumahan muslim bukit Azzikra yang berada di Sentul, Bogor, Jawa Barat, tadi malam diserang oleh sekelompok orang diduga penganut Syiah. Satu warga yang juga pengurus Masjid Azzikra, Faisal Salim babak belur dihajar pelaku.
"Satu orang terluka, dia juga pengurus masjid. Mendapat beberapa jahitan di mulut," kata Pengurus Sekretariat Pondok Pesantren Azzikra, Yanti saat dihubungi merdeka.com, Kamis (12/2).
Yanti menjelaskan, penyerangan terjadi di kompleks perumahan Azzikra, bukan di masjid. Memang, lanjutnya, Masjid Azzikra berada satu kompleks dengan perumahan, yang selama ini menjadi kampung zikir binaan ustaz Arifin Ilham.
Saat ini korban sudah mendapat perawatan intensif. Sebelum dihajar, korban sempat bersitegang dengan pelaku yang berjumlah puluhan.
Diceritakan, bahwa pada malam kejadian sekitar pukul 23.00 WIB malam, Rabu (11/2), diduga puluhan penganut Syiah mendatangi perumahan Azzikra. Mereka datang dengan berboncengan sepeda motor.
Korban yang pada waktu itu menemui, diminta untuk menurunkan spanduk di depan pintu masuk perumahan. Isi dari spanduk tersebut adalah penolakan terhadap pahan Syiah.
"Pengurus (korban) babak belur karena dia menginfokan (ke penyerang) untuk datang besok, tapi mereka tidak mau. Minta dituruin spanduk," terangnya.
Belum diketahui apakah ada kerusakan bangunan terkait peyerangan ini. Hari ini memang situasi di lokasi sudah normal.
"Hari ini ada pengajian memperingai maulid nabi, Ustaz Arifin datang. Beliau baik-baik saja, sehat, mungkin capek karena harus ngurus ke kantor polisi," kata Yanti di ujung telepon.
Sebelumnya, Ustaz Arifin Ilham geram setelah Kampung Majelis Az Zikra diserbu gerombolan preman yang mengaku dari paham Syiah pada pukul 23.00 WIB, Rabu (11/2). Rombongan itu dipimpin oleh seorang habib bernama Ibrahim.
"Kampung Majelis Az Zikra yang berada di sekitar masjid Az Zikra Sentul Bogor diserbu segerombolan preman yang mengaku dari faham Syiah yang dipimpin oleh seorang yang mengaku Babib Ibrahim," kata Arifin dalam akun Facebook-nya.
Dalam peristiwa itu, rombongan dari paham Syiah menganiaya dan menculik penegak syariah Azzikra, Faisal. "Gerombolan sekitar 30 orang itu marah karena Majelis Azzikra menolak paham Syiah, dan minta sepanduk penolakan atas paham sesat Syiah diturunkan," ujarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya