Kampung di Ciamis Ditutup karena 9 Warga Positif Corona
Merdeka.com - Satu kampung yang berada di Desa Bojongmalang, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, saat ini ditutup sementara untuk umum. Penutupan dilakukan setelah sembilan orang warganya terkonfirmasi positif Covid-19.
Camat Cimaragas, Dadang Heriyana mengungkapkan bahwa munculnya kasus corona di kampung itu berawal dari hilangnya indra penciuman salah seorang warga. Saat dilakukan pengetesan, dia diketahui terpapar virus Corona.
"Saat dilakukan tracing, beberapa tetangganya juga ada yang terpapar. Tim satgas kemudian berinisiatif melakukan pengujian swab ke 25 warga di kampung itu, hasilnya ada enam kasus tambahan. Jadi totalnya sembilan orang," kata Dadang kepada wartawan, Minggu (28/3).
Ia menjelaskan bahwa dua dari sembilan orang itu telah dinyatakan sembuh, dan sisanya masih menjalani isolasi mandiri. "Berdasarkan kesepakatan dengan warga sekitar, dilakukan penutupan akses jalan menuju kampung tersebut untuk mencegah penularan semakin meluas," jelasnya.
Dadang menyebut bahwa penutupan setidaknya sudah berlangsung selama satu pekan, atau mulai Minggu (21/3). Kampung itu ditutup untuk warga dari luar kampung, untuk mereka yang di dalam tetap bisa beraktivitas seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan.
Penutupan, menurutnya, setidaknya dilakukan selama 10 hari. Saat ini, kondisi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam kondisi baik, dan tidak memiliki gejala dna isolasi pun berjalan dengan baik di rumahnya masing-masing.
"Pemerintah desa setempat juga telah menganggarkan biaya untuk kebutuhan logistik warga yang menjalani isolasi. Namun untuk yang negatif tidak diberikan logistik lantaran masih tetap bisa beraktivitas ke luar," tutup Dadang.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya