Kampanye hitam serang Sandiaga, Bawaslu akan tindak lanjuti jika ada laporan
Merdeka.com - Kampanye hitam mulai menyerang calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno. Kampanye hitam yang menyerang pribadi Sandiaga itu beredar di jejaring internet melalui sebuah situs.
Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) sudah berkoordinasi dengan institusi pemerintah dan penegak hukum untuk menindak kampanye hitam yang mencoreng pelaksanaan pemilu. Masing-masing sudah punya tugas.
"Kampanye hitam kita menindaknya bersama kementerian komunikasi dan informasi (Kemenkominfo), kalau ada ujaran kebencian takedownnya di Kemenkominfo, kita hanya bisa mengawasi," ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (25/9).
Dia meminta pihak yang dirugikan agar melaporkan adanya serangan kampanye hitam. Bawaslu akan menindaklanjuti dan memfasilitasi untuk penyelesaian.
"Kita juga lagi membicarakan dengan Cyber crime Mabes Polri untuk menindaklanjuti, intinya kalau ada laporan kita pasti tindaklanjuti, tapi kalau ada temuan dari kita, pasti disampaikan, namun tidak semua penindakannya itu ada di kita. Di media sosial itu tidak bisa kita tindak, ada lembaga lain yang bisa menindak," sambungnya.
Afifudin mengaku belum melihat isi kampanye hitam yang menyudutkan Sandiaga. Hanya saja, ini menjadi peringatan bagi aparat kepolisian dan Kemenkominfo untuk memblokir situs-situs yang berisi kampanye hitam dan berita bohong.
"Tergantung kontenya, kita belum lihat juga itu, belum ada laporan juga, laporin saja kalau ada," tutupnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya