Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kampanye di Cipete Selatan, Ahok kaget masih ada sumur manual

Kampanye di Cipete Selatan, Ahok kaget masih ada sumur manual Ahok di Cipete. ©2016 Merdeka.com/fikri faqih

Merdeka.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama melakukan kampanye di Kawasan Cipete Selatan, Jakarta Selatan. Dalam blusukannya, dia menemukan sumur manual. Yaitu mengambil airnya dengan cara ditimba.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini ‎sempat kaget mengetahui ternyata air dari dalam sumur tersebut masih jernih. Bahkan dia sempat mencoba kesegaran air tersebut dengan membasuh mukanya.

"Airnya masih bagus nih di Jakarta Selatan," kata Ahok, Selasa (6/12).

Mantan Bupati Belitung Timur ini memperlihatkan bagaimana cara menimba air yang baik dan benar. Sebab tak semua orang bisa menimba air. Apalagi di Ibu Kota Jakarta sudah jarang warga yang menggunakan sumur manual seperti ini.

"Kerjaan gue nih di kampung (nimba air). Kalau orang kampung pasti ngerti bagaimana nimba air," tutupnya.

Di lokasi ini, Ahok juga menerima aduan warga soal sistem Kartu Jakarta Pintar (KJP). Yang mana banyak warga mengadu tak mendapatkan bantuan pendidikan itu.

Ahok mengkhawatirkan pencabutan KJP sengaja dilakukan pihak sekolah. Dia menduga tujuannya adalah untuk membuat warga benci terhadap sistem bantuan pendidikan yang dijanjikannya.

"Makanya kita mau cek, alasannya apa? Bisa juga guru jahat, kepala sekolah jahat. Sengaja dipotong, supaya orang marah. Kalian pikir semua guru suka sama saya? Enggak. Tujuannya supaya orang benci sama Ahok. Lalu ganti gubernur, kan ada KJP plus (program Anies) kok," katanya di Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Selasa (6/12).

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP