Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kaltim Kejar Cakupan Vaksinasi Lebih 50 Persen Hingga Akhir 2021

Kaltim Kejar Cakupan Vaksinasi Lebih 50 Persen Hingga Akhir 2021 Pencari Suaka Ikuti Vaksinasi Covid-19. ©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Cakupan vaksinasi dari 2,8 juta sasaran di Kalimantan Timur kini mencapai 45 persen. Hingga akhir tahun 2021 ini, cakupan vaksinasi ditarget mencapai lebih dari 50 persen. Optimisme itu diungkapkan seiring banyaknya vaksin diterima Kaltim.

Kegiatan vaksinasi massal di sejumlah daerah seperti kota Balikpapan, kabupaten Kutai Kartanegara, dan kota Samarinda mendapat antusiasme tinggi masyarakat.

Terbaru hari ini di Samarinda, kegiatan Serbuan Vaksinasi Kodam VI Mulawarnan sebanyak 5.000 dosis serentak di dua kampus Universitas Mulawarman dan Universitas 17 Agustus 1945. Sasaran diutamakan adalah mahasiswa.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi mengungkapkan, kegiatan vaksinasi massal sangat membantu memperluas dan mempercepat cakupan vaksinasi di Kalimantan Timur.

Dia menerangkan, saat ini cakupan vaksinasi di Kalimantan Timur mencapai 45 persen. Hingga akhir tahun, ditarget mencapai lebih 50 persen. Sehingga nantinya mencapai target Juli 2022 dari WHO untuk Indonesia sudah mencapai 70 persen.

"Vaksin kita terima hampir tiap hari (dari pemerintah pusat) dan itu langsung kita distribusikan ke masyarakat," kata Hadi, usai meninjau Serbuan Vaksinasi HUT ke-76 TNI di kampus Universitas Mulawarman Samarinda, Kamis (7/10).

Hadi juga menyinggung pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, khususnya SMA/SMK/sederajat yang menjadi wewenang Pemprov Kaltim. Menurut dia, daerah di bawah PPKM Level 3 diperkenankan menggelar PTM terbatas dengan 5 syarat ditentukan. "Untuk di Kalimantan Timur (SMA/sederajat) hampir semua guru sudah divaksin," sebut Hadi.

Dalam kesempatan itu, Rektor Universitas Mulawarman Samarinda Prof Masjaya menerangkan saat ini di kampusnya, ada sekitar 80 persen dosen dan baru sekitar 30 persen mahasiswanya yang sudah divaksin.

"Memang mahasiswa masih banyak yang belum divaksin. Sehingga sangat dibutuhkan vaksin. Untuk belajar tatap muka kita rencanakan bulan ini dam kita sedang persiapkan itu. Karena kita juga tidak boleh lengah dengan euforia kelandaian kasus Covid-19 di Kaltim secara umum," kata Masjaya.

Masih dalam kesempatan yang sama, Pangdam VI Mulawarman Mayjend TNI Heri Wiranto menerangkan, memperingati HUT ke-76 TNI di provinsi di bawah Kodam VI Mulawarman tersedia 20 ribu vaksin untuk Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

"Sesuai arahan pemerintah pusat bahwa sekarang vaksinasi dimaksimalkan kepada pelajar sekolah, lansia dan mahasiswa. Saat ini di Universitas Mulawarman dan 17 Agustus 1945 ada 5.000 dosis vaksin," kata Heri.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP