Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kali di Bekasi tercemar, produksi air dari PDAM dihentikan

Kali di Bekasi tercemar, produksi air dari PDAM dihentikan air limbah. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Dampak dari berubahnya warna air di Kali Bekasi, dua Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah setempat sempat berhenti produksi. Sebab, perusahaan pelat merah itu khawatir air baku tercemar limbah berbahaya dan membuat ikan sampai mabuk.

"Dari pagi sampai pukul 10.00 WIB, produksi terganggu akibat air baku tercemar," kata Kepala Bagian Humas PDAM Tirta Bhagasasi, Endang Kurnaen, di Bekasi, Kamis (8/10).

Akibat tak produksi, sekitar 15 ribu pelanggan di Kecamatan Bekasi Barat dan Bekasi Selatan tak teraliri air bersih selama empat jam.

Menurut Endang, diberhentikannya produksi tersebut untuk mengantisipasi dari bahaya air baku itu. Pasalnya kondisi air baku itu bewarnanya hitam, aromanya tak sedap, dan mengeluarkan busa. Padahal air bersih yang diproduksi perusahaannya biasa dipakai untuk kebutuhan memasak.

"Siang sampai sekarang sudah normal kembali. Kami sudah produksi seperti biasa," katanya.

Perusahaan air lainnya, PDAM Tirta Patriot juga sempat tak memproduksi air bersih. Namun, pelanggannya tetap mendapatkan pasokan air, karena setok air bersih cukup.

"Sempat berhenti produksi selama satu jam, tapi pelayanan air bersih kepada pelanggan tetap mengalir, karena stok air bersih masih mencukupi," kata humas PDAM Tirta Patriot, Saiful.

Kepala BPLH Kota Bekasi, Supandi Budiman mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel air untuk diteliti. Air akan diuji di laboratorium untuk mengetahui kandungan kimia yang berbahaya bila dikonsumsi. "Kami sudah menerjunkan tim," katanya.

Kasus serupa juga pernah terjadi pada akhir tahun lalu. Air mendadak menghitam pekat, dan mengeluarkan aroma tak sedap. Hasil penyelidikan, ternyata penyebabnya ialah endapan lumpuh mengangkat setelah debit kali meningkat karena kiriman dari Bogor.

Debit meningkat itu lantaran wilayah hulu diguyur hujan. Di saat bersamaan perusahaan nakal membuang limbahnya ke kali. Modus itu dilakukan untuk menyamarkan air limbah dengan air hujan di Kali Bekasi. Selain untuk PDAM di Bekasi, air dari Kali Bekasi juga untuk PDAM di Jakarta.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP