Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kalapas Nusakambangan harusnya promosi, tapi batal malah dicopot

Kalapas Nusakambangan harusnya promosi, tapi batal malah dicopot Rilis barang bukti 1,2 juta ekstasi. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kepala Lapas Nusakambangan Kelas I Batu, Abdul Aris dan Kepala Satuan Pengamanan Nusakambangan dicopot dari jabatannya. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Hamonangan Laoly mengatakan, pencopotan itu konsekuensi dari penyelundupan 1,2 juta ekstasi dari Belanda ke Indonesia oleh warga binaan Lapas Nusakambangan.

"Ya memang konsekuensinya begitu. Siapa pun itu, apapun itu harus bertanggung jawab dari bawah," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/8).

Yasonna belum mengetahui apakah Kalapas Nusakambangan terlibat dalam penyelundupan 1,2 juta ekstasi. Jika terlibat maka akan diberikan sanksi setimpal.

"Sama dengan yang di Riau kemarin, kalau itu tindak pidana. Kalau yang di Riau kan (Kalapasnya) sudah ditersangkakan karena meras. Kalau ini ada indikasi, terserah Polri saja. Nanti kan dilihat saja kalau ada kerja sama seperti apa," kata dia.

Yasonna menyebut, Abdul Aris sebetulnya masuk dalam daftar promosi jabatan. Namun karena diduga terlibat kasus penyelundupan 1,2 juta ekstasi maka namanya dicoret dari daftar tersebut.

"Dia mau dipromosi dipindahkan ke Lampung apa Bengkulu. Ya udah enggak jadi, batal," ucapnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP